oleh

Kotak Kosong Menangkan Pilwali Makassar, Gerindra Sindir Jusuf Kalla

-Politik-508 views
banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono dan Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Husain Abdullah saling sindir terkait kemenangan kotak kosong di Pilwalkot Makassar 2018. Awalnya, Ferry menghubungkan kemenangan kotak kosong dengan JK yang memiliki hubungan dekat dengan Munafri Arifuddin (Appi), Calon Wali Kota yang kalah melawan kotak kosong berdasarkan hasil penghitungan Quick Count.

Menurut hasil hitung cepat sementara, pasangan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) kalah melawan kotak kosong ada Pilwalkot Makassar Rabu (27/6) lalu. Ferry menilai kemenangan kotak kosong sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap Appi yang dekat JK.

“Kotak kosong ini gambaran tentang perlawanan rakyat. Karena yang dilawan adalah orang yang punya kekerabatan dengan Pak Jusuf Kalla,” kata Ferry dalam diskusi ‘Pilkada, Kotak Kosong, dan Pilpres’ di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Baca Juga : Hingga Mei 2018 Bapenda Sulsel Himpun Pajak Daerah Rp 1,27 Triliun

Appi-Cicu awalnya memang berhadapan dengan Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto dan Indira Mulyasari (DIAmi). Namun Danny didiskualifikasi oleh MA karena ada pelanggaran birokrasi untuk kepentingan kampanye.

Namun, pasangan Appi-Cicu maju ke Pilwalkot Makassar dengan diusung Partai Gerindra bersama 10 parpol koalisi lainnya. Tanggapi sindiran Ferry, Jubir JK Husain Abdullah pun balik menyindir kegagalan Gerindra sebagai parpol pengusung Appi-Cicu.

“Harusnya, sebagai partai pengusung, Gerindra melakukan evaluasi bagaimana kinerja partainya bersama calon yang diusungnya, dalam hal ini Munafri-Rachmatika Dewi,” ujar Husain dalam pesan singkat, Sabtu (30/6/2018), seperti dilansir detikcom.

Husain pun menegaskan, meski JK memiliki hubungan kekerabatan dengan Appi, JK sebagai Wapres tetap netral.
“Yang berkaitan justru Gerindra sebagai partai pengusung Munafri-Rachmatika, yang menurut hitung cepat dikalahkan oleh kotak kosong,” katanya.

Husain pun mengingatkan bahwa hasil Pilwalkot Makassar menunggu proses rekap KPU.
“Lagi pula, paslon yang maju pada Pilwali Makassar secara politik tidak berkaitan langsung dengan Pak JK,” tuturnya.

“Ini pelajaran buat banyak partai, termasuk Gerindra, bahwa untuk memenangkan seorang calon, harus kerja lebih keras lagi,” imbuhnya. (re)

Komentar

Berita Lainnya