oleh

Bupati Lutra Minta Penanganan Jembatan Sungai Rongkong Dipercepat

banner 400x130

MASAMBA, POLiTIKA – Perkembangan penanganan Jembatan Sungai Rongkong Luwu Utara hingga saat ini masih merisaukan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Pasalnya, jembatan ini merupakan jalur satu-satunya di trans Sulawesi. Jika putus maka dipastikan lalu lintas di jalur trans Sulawesi akan lumpuh total, karena tidak ada jalan alternatif.

Oleh karena itu, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini meminta pihak yang terkait langsung dengan penanganan jembatan ini mempercepat prosesnya, agar semuanya dapat tertantangani dengan baik.

Permintaan ini ditegaskan Indah, ketika meninjau langsung kondisi jembatan Sungai Rongkong di Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, Rabu (4/7/2018).

Indah Putri menyadari penanganan jembatan ini melibatkan banyak pihak. Namun, secara teknis dari sudut penanganan menjadi domain pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSJP) dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI secara terpadu.

Diberitakan sebelumnya, tanggul sisi kanan jembatan Sungai Rongkong mulai tergerus oleh derasnya aliran sungai akibat curah hujan yang tinggi. Akibatnya, sering terjadi antrean panjang kendaraan di sekitar jembatan.

“Laporan terbaru yang kita terima dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional bahwa kondisi jembatan Sungai Rongkong sudah ditetapkan sebagai tanggap darurat. Untuk itu, kita berharap penanganannya segera dipercepat karena saat ini di lapangan yang ada hanya alat pemda dan tenaga teknis lainnya,” ungkap Indah.

Indah berharap semua pihak dapat mengambil peran dalam penanganan sungai Rongkong.

“Sudah seharusnya kita semua mengambil peran dalam penanganan Sungai Rongkong ini, termasuk masyarakat itu sendiri. Paling tidak dengan menggalakkan aktivitas gotong royong di sekitar Sungai Rongkong, tidak membuang sampah di sungai, dan tidak melakukan penambangan galian C di sekitar wilayah yang dilarang di sekitar jembatan,” kata Indah.

Indah berharap agar seluruh pihak terus berkoordinasi secara intens dengan petugas teknis terkait guna menghindari dampak buruk yang bisa saja terjadi jika koordinasi tidak berjalan dengan baik di lapangan.

“Berkoordinasi ki dengan petugas teknis terkait yang ada di lapangan supaya apa yang kita lakukan dalam membantu meminimalisir dampak sungai Rongkong bisa kita wujudkan bersama,” harap Bupati yang populer dengan sapaan IDP ini.

“Penanganan Sungai Rongkong tidak sesederhana yang kita pikirkan. Sekali lagi terima kasih atas partisipasi semua pihak, baik instansi maupun perorangan. Kita berharap parsipasi ini berkelanjutan agar seluruhnya tuntas alias tidak sesaat,” pungkasnya.

Dalam peninjauan jembatan Sungai Rongkong, Indah Putri Indriani tidak sendiri. Ia ditemani Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Alauddin Sukri dan Camat Sabbang Nur’alim, serta warga di sekitar jembatan. (yul/yus)

Komentar

Berita Lainnya