oleh

Golkar dan PKB Ngaku Punya Modal Tiket VIP Pilpres 2019

-Berita, Politik-188 views
banner 400x130

MAKASSAR, POLiTIKA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengadakan pertemuan di Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018). Mereka mengaku punya modal VIP Pilpres 2019, sehingga sepakat gabungan Golkar – PKB.

“Untuk membangun kerja sama, kita tadi sudah sepakati adanya tim kerja bersama untuk menghadapi agenda-agenda berikut, yaitu tentunya agenda pileg dan pilpres,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Tim tersebut, menurut Airlangga, akan mengadakan pertemuan lanjutan, termasuk membahas cawapres yang akan mendampingi Jokowi. Kendati demikian, Airlangga Cak Imin mengaku belum membahas kriteria cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

“Kalau berikutnya, tentu nanti masing-masing itu juga akan dibahas dalam working group, mekanisme keterbukaan, dan bagaimana partai-partai politik ini menyerahkan kepada Pak Presiden, tetapi koalisi itu yang pertama harus dibangun dulu agar soliditas ini terbentuk. Jadi untuk mendukung soliditas itu Golkar dan PKB bersepakat untuk bekerja bersama-sama,” tuturnya dilansir detik.com.

Airlangga mengaku belum membahas siapa cawapres yang akan diusung koalisi ini. Ia menyebut nantinya akan ada forum sekjen antarparpol yang bakal membahas terkait ini untuk diusulkan kepada Jokowi.

“Kita belum membahas cawapres karena kita sama-sama meyakini proses wapres bersama-sama ditentukan oleh Presiden,” kata Airlangga.

Sementara itu, Cak Imin menegaskan, PKB mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Cak Imin juga terus mendorong duet Jokowi-Cak Imin di pilpres.

“Sudah saya umumkan berkali-kali bahwa kita mendukung pak Jokowi dan Muhaimin, JOIN singkatannya. Hal-hal lain menyangkut berikutnya nanti kita lihat perkembangannya,” sambungnya.
Menurutnya, meski nama Airlangga juga masuk bursa cawapres Jokowi, yang terpenting terdapat kesamaan kedua parpol, yaitu sama-sama mengusung Jokowi.

“Jangan cari perbedaan dulu, cari persamaan. Ini kan persamaannya sama-sama Jo, satunya Gojo, satunya Join. Yang penting sama-sama dulu,” kata Cak Imin. (rus)

Komentar

Berita Lainnya