oleh

Mantan Bupati Luwu Utara Tinggalkan Golkar

banner 400x130

MASAMBA, POLiTIKA – Satu lagi kader Partai Golkar memutuskan untuk hengkang dari partai berlambang pohon beringin rimbun tersebut. Dia mantan Bupati Luwu Utara, Arifin Djunaidi yang akrab disapa Arjuna.

Kepada POLiTIKA, mantan Bupati Luwu Utara itu mengaku, keputusannya keluar dari Partai Golkar diambil bukan karena membenci partai yang kental dengan warna kuning tersebut, tetapi untuk memberikan ruang kepada kader-kader baru lebih aktif lagi di Golkar.

Arjuna, merasa laksana pohon yang sudah berusia. Tidak lagi bisa memberikan buah lebat atau hasil yang maksimal seperti masa-masa sebelumnya.

“Ibarat seperti pohon, kader-kader ini ibarat daun-daunnya yang tidak rimbun lagi, tidak bisa menghasilkan buah yang lebat,” katanya, Senin (9/7/2018) di Masamba.

Ia melihat bahwa dirinya tidak potensial lagi di Partai Golkar yang selama ini menaunginya.
“Dan saya kira, itu tidak masalah untuk Partai Golkar misalnya melakukan peremajaan. Di negara kita ini banyak partai politik. Siapa tahu masih ada yang butuh saya,” tambahnya.

Menurut dia, surat pengunduran dirinya sudah dibuat, tinggal menunggu waktu tepat untuk membawanya langsung ke DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Saat ini, Arjuna menjabat sebagai Wakil Ketua Bappilu Golkar Sulsel untuk Luwu Raya.

“Saya sudah buat suratnya tapi belum masukkan. Surat pengunduran diri itu, saya kira perlu sebagai tatakrama dan etika. Apalagi Partai Golkar adalah yang membesarkan saya,” tambahnya lagi. (yul)

Komentar

Berita Lainnya