oleh

Di Acara Halal Bihalal, Husler Minta Warga Terus Jaga Kebersamaan

banner 400x130

MALILI, POLiTIKA – Tidak dapat dimungkiri pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel beberapa waktu lalu ada perbedaan pilihan di masyarakat terkait pandangan politik masing-masing. Namun demikian, perbedaan tersebut tidak perlu lagi di bawa-bawa seusai Pilgub. Masyarakat diharapkan kembali bersatu, bergandengan tangan sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di hadapan ratusan masyarakat Desa Lauwo Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur pada acara Halal Bihalal di halaman Kantor Desa Lauwo, Selasa(10/07/2018).

Dalam sambutannya, Husler mengatakan Halal Bi Halal merupakan tradisi yang rutin dilakukan masyarakat pasca hari raya idul fitri atau tepatnya di bulan syawal. Halal Bihalal yang pada hakikatnya merupakan momen untuk saling menghalalkan.

“Halal artinya bebas dari yang haram atau dosa. Setiap dosa manusia kepada Allah SWT itu bisa diampuni sepanjang kita bertaubat. Tapi, dosa kepada sesama manusia hanya bisa ditebus dengan saling meminta maaf. Itulah mengapa kita melakukan halal bihalal,” jelas Husler.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan hajatan demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 yang telah berjalan lancar dan kondusif.

“Terima kasih kepada semua elemen masyarakat, Tokoh Agama, pihak keamanan yang telah menjaga situasi dan kondisi daerah saat berlangsungnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun ini. Mari kita kembali bersatu,” jelasnya.

“Pilkada telah selesai, perbedaan pilihan dalam pemilu itu merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi. Mari kita kembali bergandengan tangan untuk bersama-sama membangun daerah,” ungkap Husler.

Menutup sambutannya, Husler mengajak semua masyarakat untuk kembali menjaga kebersamaan dan persatuan.(yul)

Komentar

Berita Lainnya