oleh

Peringatan 90 Tahun IMR di Lapangan Salassa’ Baebunta

-Daerah, Ragam Info-164 views
banner 400x130

MASAMBA, POLiTIKA – Ratusan Umat Kristiani yang berasal dari Rongkong memadati Lapangan Salassa’ Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Kamis (12/7/2018). Mereka menghadiri peringatan 90 tahun Injil Masuk Rongkong (IMR).

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, sejumlah personil dari Polres Luwu Utara diturunkan bersama jajaran Polsek Baebunta melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalulintas.

Hadir dalam kegiatan ibadah memperingati Injil Masuk Rongkong(IMR) 90 tahun, Pemda Luwu Utara, Kapolres Luwu Utara diwakili Kabag Sumda Kompol Yohanis Linggi, Anggota DPRD H.Pardenga, Edwin Patundungi, Nasir Saleng, Camat Baebunta Andi Yasir Pasandre, para pendeta se Klasis Rongkong Sabbang-Baebunta dan para undangan.

Baca Juga : Rupiah Terdepresiasi, Biaya Produksi PLN Naik Rp 10 Triliun Lebih
Baca Juga : Kurangi Angka Kemiskinan Pemkab Lutra Bedah 685 Rumah
Baca Juga : Mobil Terbakar di Depan SPBU Jeneponto

Ketua Panitia Injil Masuk Rongkong(IMR) ke-90 tahun, Phiter Kawile S.Sos melalui Koordinator Divisi Humas Publikasi IMR, Budi Abadi Daling, mengatakan, “Peringatan Injil Masuk Rongkong Kabupaten Luwu Utara Sulsel ini, mensyukuri bahwa sudah 90 tahun lalu, pekabaran Injil dibawa misionaris Govermeerde Zending Band, J.E Van Weerden dari Belanda yang dirongrong pada tahun 1928.”

Peringatan Injil Masuk Rongkong 90 tahun ini, tujuannya mempertemukan semua orang Rongkong di Indonesia yang tersebar di segala penjuru Indonesia. Mereka datang untuk merekatkan tali silahturahim untuk masyarakat Kristen Rongkong.

“Kini, sudah 90 tahun, Injil Masuk Rongkong, dengan itu kami panitia mempersiapkan segala untuk acara dalam kegiatan tersebut, yakni IMR 90 tahun,” papar Budi, seraya menambahkan bahwa dalam kegiatan ini dipentaskan kegiatan adat dan budaya Rongkong serta Ibadah Padang atau ibadah massal.

Menurutnya, peran misionaris Belanda yakni J.E Van Weerden, besar bagi terbentuknya peradaban Kristen di Tana Rongkong. Peradaban ini harus dijaga secara baik, demi kebaikan Tana Rongkong, ” ujar Budi. (yus/yul)

Komentar

Berita Lainnya