oleh

Fahri Hamzah : 2018 PKS Mungkin Innalillah …

-Nasional, Politik-270 views
banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Wakil Ketua DPR yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah, khawatir PKS tidak akan lolos ambang batas parlemen karena sedikitnya kader yang mendaftar sebagai caleg.

Padahal, lanjut Fahri, saat didera kasus korupsi Luthfi Hasan Ishaaq, PKS tidak seterpuruk sekarang.

“Enggak pernah. PKS itu dalam titik nadir keadaannya seperti sekarang ini. Padahal keadaan baik. Dulu ya kami kena kasus LHI (Luthfi Hasan Ishaaq), ditangkap dia, tapi kami bisa dapat Jawa Barat, Maluku Utara, Sumatera Utara kami bisa dapat dalam keadaan sulit,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

“Mungkin inilah umur PKS. 20 tahun selesai tahun inilah. Kan kami dulu deklarasi 1998, ini 2018, mungkin ini innalillahi wa innailaihi rojiun. Kalau caranya begini ya selesai dan mana mungkin orang mau jadi caleg kalau nyawanya udah dipegang partai dari awal,” lanjut Fahri dikutip Kompas.com.

Baca Juga : Kurangi Angka Kemiskinan Pemkab Lutra Bedah 685 Rumah
Baca Juga : Bupati Lutra Minta Penanganan Jembatan Sungai Rongkong Dipercepat

Menurut Fahri, saat ini PKS dipimpin dengan sewenang-wenang sehingga banyak kader yang enggan menjadi caleg.

Kesewenang-wenangan itu dilihat dari surat kesiapan pengunduran di tengah jalan bagi caleg PKS yang terpilih agar bisa diberhentikan sewaktu-waktu. Hal itulah yang membuat para kader malas mendaftar sebagai caleg.

Fahri mengatakan hal tersebut berkaca dari perseteruan Fahri dengan para petinggi PKS yang memecatnya dari partai dan posisi Pimpinan DPR.

“Anda boleh jadi pimpinan, tapi jangan zalim gitu dong. Kan gitu,” kata Fahri. (rus)

Komentar

Berita Lainnya