oleh

AMPAK Desak Polda Sulsel Tuntaskan Kasus Korupsi Bimtek Enrekang

banner 400x130

ENREKANG, POLiTIKA – Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) Enrekang, Iswaldi, mendesak Polda Sulsel untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Kabupaten Enrekang tahun 2014-2015.

Kasus ini sudah bergulir sejak setahun lalu, di Polda Sulsel. Namun, hingga kini kasus yang berdasarkan audit BPK merugikan negara senilai Rp 855 juta itu, belum juga menemui titik terang.

Koordinator AMPAK Enrekang, Iswaldi, mengatakan, “Kasus ini sudah bergulir lebih setahun tapi seperti diam di tempat, tak ada penuntasan.”

Baca Juga : Passapeda Bulukumba ke PPI Bontobahari Sosialisasi Obor Asian Games

 

Ia menjelaskan, seharusnya saat ini Polda Sulsel mengusut tuntas kasus dengan anggaran senilai Rp 3,6 miliar itu. Lantaran kasus tersebut, sudah bergulir sejak 11 Maret 2017 lalu dan telah ada tujuh tersangka yang ditetapkan.

Namun, sejauh ini belum ada kelanjutan dan upaya pelimpahan ke tahap P21 (penahanan) ke pihak kejaksaan oleh Polda Sulsel.

“Maka dari itu kami meminta agar Kapolda Sulsel dan penyidik yang menangani kasus korupsi ini harus dicopot,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Iswaldi, Polda Sulsel juga harus segera menangkap, adili dan penjarakan pelaku korupsi dana bimtek DPRD Enrekang. Serta tegakkan pasal 4 UU NO 31 THN 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan mengembalikan kerugian negara dan tidak menghapus perbuatan pidana pelaku. (wan)

Komentar

Berita Lainnya