oleh

Inneke Terlibat Pemesanan Mobil Kepala Lapas Sukamiskin

banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan bahwa Inneke Koesherawati terlibat dalam kasus dugaan suap yang dilakukan suaminya, Fahmi Darmawansyah, kepara Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein. Inneke diduga terlibat dalam pemesanan mobil untuk Wahid.

“Hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih didalami. Tapi, yang jelas, antara lain pemesanan mobil dia ikut cawe-cawe, gitu ya,” kata Agus di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, 23 Juli 2018.

Inneke ikut ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) suaminya. Dia pun sempat menjalani pemeriksaan di KPK sebelum akhirnya dibebaskan.

Rencananya, kata Agus, KPK akan kembali memeriksa Inneke untuk mengungkap kasus suap pemberian fasilitas mewah, pemberian izin keluar, dan pemberian lainnya di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Kalapas Sukamiskin Wahid Husein beserta stafnya, Hendry Saputra, suami Inneke, Fahmi Darmawansyah, dan napi pendamping Fahmi, yakni Andri Rahmat.

Baca Juga : Passapeda Bulukumba ke PPI Bontobahari Sosialisasi Obor Asian Games

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menduga Fahmi memberikan satu unit mobil kepada Wahid sebagai suap untuk mendapatkan fasilitas kamar dan izin bagi Fahmi sebagai tahanan lapas.

Fasilitas itu terungkap saat KPK menggeledah kamar Fahmi. Berdasarkan rekaman penyidik KPK, terlihat kamar Fahmi dilengkapi dengan penyejuk udara, televisi, lemari es, dan wastafel.

Saut menyebutkan, dalam operasi tangkap tangan itu, penyidik KPK menyita barang bukti uang tunai senilai Rp 279 juta dan 1.140, dolar Amerika Serikat serta dua unit mobil, yakni satu unit Mitsubishi Triton Exceed berwarna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakar berwarna hitam.

KPK menemukan dokumen pemberian dan penerima mobil beserta dua mobilnya yang diduga diberikan kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husein sebagai imbalan fasilitas sel mewah Fahmi, suami Inneke Koesherawati. (gun)

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menduga Fahmi memberikan satu unit mobil kepada Wahid sebagai suap untuk mendapatkan fasilitas kamar dan izin bagi Fahmi sebagai tahanan lapas.

Fasilitas itu terungkap saat KPK menggeledah kamar Fahmi. Berdasarkan rekaman penyidik KPK, terlihat kamar Fahmi dilengkapi dengan penyejuk udara, televisi, lemari es, dan wastafel.

Saut menyebutkan, dalam operasi tangkap tangan itu, penyidik KPK menyita barang bukti uang tunai senilai Rp 279 juta dan 1.140, dolar Amerika Serikat serta dua unit mobil, yakni satu unit Mitsubishi Triton Exceed berwarna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakar berwarna hitam.

KPK menemukan dokumen pemberian dan penerima mobil beserta dua mobilnya yang diduga diberikan kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husein sebagai imbalan fasilitas sel mewah Fahmi, suami Inneke Koesherawati. (gun)

Komentar

Berita Lainnya