oleh

Timses Prof Andalan Soroti Pelantikan Pejabat di Pemprov Sulsel

-Berita, Politik-254 views
banner 400x130

MAKASSAR, POLiTIKA – Pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Sony Sumarsono, mendapat tanggapan dari anggota Timses gubernur terpilih Prof Andalan.

Pengamat Politik Dr Jayadi Nas, yang juga salah satu Timses Prof Andalan (Gubernur Sulsel terpilih), mengatakan, tugas utama seorang penjabat gubernur adalah mengawal pelaksanaan pilkada dan pelayanan pemerintahan.

“Jadi, tidak melakukan mutasi, apalagi sudah ada gubernur terpilih”, tegas Jayadi dalam rilisnya, Selasa (31/7/2018).

Menurut Jayadi, ada motivasi terselubung di balik keputusan ini. Apalagi kalau ingin melindungi kepentingan kelompok tertentu yang merasa ketakutan dengan pemerintahan baru yang akan mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Baca Juga : KPU Kembalikan Berkas Tiga Bakal Caleg Bulukumba

Dosen Ilmu Pemerintahan Unhas ini lebih lanjut menyatakan bahwa patut ditengarai adanya kongkalikong antara pj gubernur dengan kelompok yang gelisah dengan pergantian kepemimpinan, terutama bagi orang yang selama ini diuntungkan.

“Dalam konteks etika pemerintahan, seharusnya tidak dilakukan mutasi karena akan berpotensi terjadinya kekacauan dalam pelaksanaan pemerintahan di masa depan,” tegasnya.

Jayadi menambahkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman berhak melakukan mutasi untuk merekrut pejabat yang sesuai dengan visi misi dan program yang selama ini dikampanyekan kepada masyarakat. Dan itu sangat berpotensi orang yang baru saja dilantik akan tergeser.

“Ini yang seakan tidak dipertimbangkan oleh pak Soni dan lebih cenderung terpengaruh oleh kepentingan orang-orang yang gelisah dengan pergantian kepemimpinan, apalagi kalau ada deal-deal di dalamnya. sangat tidak beretika dan merusak tatanan budaya pemerintahan serta nilai-nilai luhur budaya Sulsel,” Jayadi menambahkan.

Seyogianya, kata Jayadi, Pj Gubernur Sumarsono dapat menunjukkan contoh yang baik dalam mewujudkan kesinambungan pemerintahan dan tidak terjebak dalam irama kepentingan orang-orang atau kelompok yang haus dengan kekuasaan. (wan)

Komentar

Berita Lainnya