oleh

Gerindra : Pengakuan Mahfud Bukti Jokowi Tak Punya Pendirian

banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD terkait gagalnya menjadi bakal calon wapres pendamping Jokowi memunculkan beragam tanggapan.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, misalnya, menilai pernyataan Mahfud dalam acara ILC itu menunjukan ketidakkonsistenan Jokowi.

“Bahwa Presiden Pak Jokowi enggak punya pendirian yang kuat. Berbeda dengan Pak Prabowo. Pak Prabowo memutuskan Bang Sandi dengan pertimbangan beliau, dengan pendirian beliau yang tegas,” kata Andre lewat sambungan telepon, Rabu (15/8/2018).

Menurut Andre, apa yang disampaikan Mahfud juga menunjukkan Jokowi takut menghadapi tekanan pihak-pihak yang ingin mencabut dukungan padanya.

“Ditekan oleh pihak lain, Pak Jokowi langsung ngeper (takut),” ujar Andre dilansir viva.co.id.

Dia juga berharap, PBNU menjadi rumah besar umat Islam, sehingga jauh dari segala politik praktis. Meskipun dari salah satu tokoh NU yakni Ma’ruf Amin menjadi cawapresnya Jokowi.

“Tentu kita harapkan PBNU jauh dari segala praktik politik praktis, dan juga institusi PBNU dalam posisi netral dalam Pilpres 2019 ini,” kata Andre.

Baca Juga : Asindo Pasarkan Hunian Konsep Baru

 

Mahfud MD buka-bukaan terkait kegagalannya menjadi cawapres Jokowi. Menurutnya, ada intrik elite PBNU di belakang kegagalannya mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Konon NU akan memboikot dukungan jika Mahfud yang dipilih jadi cawapres Jokowi.

Mahfud menyebut ancaman dari salah satu tokoh PBNU yang menyatakan jika yang dicalonkan sebagai cawapres Jokowi adalah Mahfud MD, maka NU tidak punya tanggung jawab moral untuk mendukungnya, adalah suruhan Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin.

“Itu ada (pernyataan ancaman), Robikin namanya. Ribut seluruh Indonesia. Itu dibantah (PBNU) padahal itu ada. Yang suruh itu Kyai Ma’ruf Amin. Bagaimana saya tahu? Muhaimin (Ketum PKB Muhaimin Iskandar) yang bilang ke saya,” kata Mahfud MD di Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa malam, 15 Mei 2018. (aga)

Komentar

Berita Lainnya