oleh

Munarman : Ada Yang Ingin Celakakan Risieq Shihab

-Berita, Politik-133 views
banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman, mengungkapkan bahwa pihak imigrasi Aarab Saudi sudah memperbolehkan Rizieq Shihab bepergian ke luar negeri, termasuk kembali ke Indonesia.

“Insya Allah, imigrasi selesai,” ucap Munarman, Rabu (7/11/2018).

Munarman melanjutkan, bahwa saat ini hanya tinggal satu hal yang membuat Rizieq terkendala pulang ke Indonesia, karena ada kelompok yang berniat buruk jika Rizieq pulang ke Indonesia.

“Ada pihak yang sangat menginginkan Habib Rizieq Shihab celaka,” ujar Munarman dilansir CNNIndonesia.com.

Baca Juga : Lion Air Tabrak Tiang di Bengkulu

Munarman belum bersedia merinci siapa kelompok yang dimaksud, namun dia mengatakan bahwa keberadaan dan misi kelompok tersebut sudah tercium, meski Rizieq masih di Saudi sekalipun.

Misalnya, ada sekelompok orang yang diduga intelijen dari Indonesia menyewa rumah di dekat kediaman Rizieq, September lalu. Tujuannya untuk memantau. Informasi tersebut didapat dari para sahabat dan kolega Rizieq di Saudi.

Contoh lain, katanya, kasus pemasangan bendera hitam bertuliskan tauhid yang mirip dimiliki ISIS di rumah Rizieq, itu diduga dilakukan oleh pihak tertentu agar Rizieq dituduh sebagai antek-antek ISIS oleh aparat Saudi.

“Ada pihak yang mengganjal, yang ingin merusak kredibilitas Habib Rizieq Shihab dengan berbagai fitnah dan operasi intelijen serta rekayasa hukum,” ucap Munarman.

Baca Juga : Prabowo Minta Maaf Terkait Tampang Boyolali

Rizieq sempat dicekal tidak boleh bepergian ke luar Arab Saudi, Juli lalu. Kala itu, dia sempat ingin bertolak ke Malaysia untuk melanjutkan studi doktoral. Namun, pihak imigrasi bandara di Jeddah melarang Rizieq berangkat ke Malaysia meski sudah memiliki tiket pesawat. Hanya anak dan istrinya yang diperkenankan menuju Malaysia.

Rizieq sendiri sudah membenarkan dirinya dicegah. Dia mengutarakan hal tersebut dua bulan setelahnya, yakni pada akhir September, melalui rekaman suara yang diperdengarkan dalam acara Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa di Monas. Rizieq mengklaim tujuan pencekalan dilakukan pemerintah Saudi demi menjaga keselamatan dirinya. (gun)

Komentar

Berita Lainnya