oleh

Gempa Guncang Mamasa, Siswa Parepare Pulang Lebih Awal

-Berita, Sulbar-99 views
banner 400x130

PAREPARE, POLiTIKA – Gempa bumi terus mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (15/11/2018). Getaran gempa bumi juga terasa sebanyak tiga kali di Jalan Lahalede Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Sehingga SMPN 2 Parepare terpaksa memulangkan anak didiknya lebih cepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 2 Parepare, Hasanuddin, mengaku, keputusan memulangkan siswa lebih awal karena getaran gempa dirasakan sebanyak tiga kali.

“Aktivitas belajar mengajar terganggu, getaran pertama kita rasakan pukul 07.31 WITA, kami arahkan anak-anak untuk berlari ke lapangan, untuk berzikir hingga pukul 10.00 WITA, anak-anak di lantai dua kami arahkan untuk berdekatan dengan tangga turun yang paling dekat,” kata Hasanuddin, Kamis (15/11/2018).

Hasanuddin mengaku pihaknya terpaksa memulangkan siswa lebih awal lantaran tidak ingin mengambil risiko.

Baca Juga : Pegawai BPN Gorontalo Kena OTT

“Sejak awal kami sudah sampaikan ke anak didik kami, jika sampai tiga kali kita merasakan getaran, maka mereka akan kami pulangkan,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resminya pada Twitter @infoBMKG, menyebutkan, gempa bumi yang mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat, hari ini berkekuatan 5,5 SR. Gempa tercatat terjadi pada pukul 06.01.20 WIB atau sekitar 07.02.11 WITA. Lokasi gempa bumi Mamasa berada di titik koordinat 2.96 LS,119.44 BT, di kedalaman 10 km. Pusat gempa bumi Mamasa berada di 12 km tenggara Mamasa.

Gempa bumi yang terjadi di Mamasa itu hanya berselang enam jam setelah gempa kekuatan 5,3 SR mengguncang Klungkung, Bali.

Menurut data BMKG, gempa terjadi pada pukul 00:23:30 WIB atau pukul 01:23:30 WITA, Kamis (15/11/2018). Gempa terjadi pada kedalaman 20 km dengan pusat gempa berada di 78 km barat daya Klungkung, Bali. (Ben)

Komentar

Berita Lainnya