oleh

Hakim Pengadilan Tipikor Vonis Zumi Zola 6 Tahun Penjara

banner 400x130

JAKARTA, POLiTIKA – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis enam tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola, karena terbukti bersalah menerima gratifikasi serta memberi suap.

“Menyatakan terdakwa Zumi Zola telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Hakim menyebut Zumi menerima uang gratifikasi dibantu orang kepercayaan, yaitu Apif Firmansyah, Asrul Pandapotan Sihotang, dan Arfan. Gratifikasi itu diterima Zumi saat menjabat Gubernur Jambi periode 2016-2021.

Baca Juga : Golkar Makassar Target 150 Ribu Suara

Besaran gratifikasi adalah Rp 37.477.000.000, 173.300 dolar AS, 100.000 dolar Singapura, dan satu unit Toyota Alphard. Gratifikasi tersebut berasal rekanan atau pengusaha. Jaksa juga meyaniki Zumi telah memberikan suap Rp 16,4 miliar kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Itu dilakukan agar DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.

Usai mendenga putusan majelis hakim tersebut, Zumi menyatakan menerima vonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan.

“Setelah saya konsultasikan dengan penasihat hukum saya ucapkan terima kasih dan putusan saya terima,” ujar Zumi Zola. (aga)

Komentar

Berita Lainnya