Penyaluran BLT & Sembako Cuma Tatunda 2 Hari

“Oma-oma dan Opa-opa, Tante-tante dan Om-om sabar akang sadiki ne. Itu pembayaran BLT dan penyaluran sembako dilanjutkan kembali mulai 10 Desember 2020,” janji Walikota Manado GS Vicky Lumentut.

MANADO-Tidak mau disalahkan sejumlah pihak saat menyalurkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dan penyaluran sembako kepada masyarakat kota Manado, Walikota Manado DR. Ir. GS Vicky Lumentut akhirnya menangguhkan sementara pembayaran BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada 42 ribu lansia dan penyaluran sembako kepada warga kota yang terdampak covid 19.

Namun, penundaan pembayaran BLT dan penyaluran sembako kepada masyarakat yang terdampak kali ini, hanya tertunda 2 hari. Selanjutnya, terhitung mulai 10 Desember 2020 mendatang, para lansia dan masyarakat penerima sembako sudah bisa menerima bantuan tersebut yang akan diserahkan langsung oleh pemkot Manado. “Oma-oma dan Opa-opa, Tante-tante dan Om-om sabar akang sadiki ne. Itu pembayaran BLT dan penyaluran sembako dilanjutkan kembali mulai 10 Desember 2020,” janji Walikota Manado GS Vicky Lumentut.

Menurut Lumentut, penundaan penyaluran BLT dan penyaluran sembako kali ini lebih disebabkan adanya pemberitahuan yang disampaikan pihak Bawaslu Provinsi Sulut terkait dengan pelaksanaan pilkada serentak yang akan dilaksanakan 09 Desember 2020 esok. Lanjut Lumentut, penyaluran dana BLT dan sembako sudah dilakukan sejak APBD tahun 2019 lalu dan kebijakan itu dilakukan secara berkesinambungan kepada para lansia dan seluruh masyarakat kota Manado yang terdampak covid 19.

Sebelumnya pihak Bawaslu Provinsi Sulut telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh kepala daerah untuk menunda penyaluran bantuan sosial di tahapan pilkada. Surat pemberitahuan Bawaslu yang ditanda-tangani oleh Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda tersebut ikut menjadi dasar bagi Walikota Manado untuk menunda sementara penyaluran BLT dan sembako kepada masyarakat.(*)

banner