Ikut Berduka Bersama Keluarga Bawole, Hari ini Lumentut Kunjungi 5 Lokasi Bencana

MANADO-Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut langsung bertindak cepat memantau perkembangan sejumlah masyarakat kota Manado yang terdampak banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur kota Manado, Jumat, (22/01) kemarin. Bersama Ketua Tim Penggerak PKK kota Manado Prof. DR. Julyeta Runtuwene, MS Sabtu, (23/01) hari ini, Lumentut melihat dari dekat tanah longsor yang menghantam kantor dinas sosial kota Manado.

Setelah dari kantor dinas sosial, Lumentut ikut melihat kesiapan tim Tagana untuk menyiapkan makasanan cepat saji kepada masyarakat Manado yang terdampak banjir dan tanah longsor. Sesekali, mantan Ketua Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) tersebut, ikut mengambil bagian memasak di dapur umum milik dinsos tersebut. “Saya tetap memberikan motivasi kepada teman-teman Tagana dan relawan yang betugas untuk tetap semangat dalam meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ajak Lumentut.

Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut saat berada di lokasi tanah longsor di kelurahan Batukota.(ist)

Usai memantau kesiapan tim Tagana, Ketua P/KB Sinode GMIM tersebut langsung memantau tanah longsor yang menutup akses jalan Batukota ke Kayubulan. Dilokasi tersebut, Lumentut ikut memberikan arahan kepada masyarakat terkait solusi untuk membuka kembali akses jalan tersebut. Tanpa henti dan mengenal lelah, setelah beranjak dari Batukota, Ketua DPD Partai Nasdem kota Manado tersebut melihat langsung longsoran di pekuburan umum Winangun. Tercatat, terdapat 15 kubur yang ikut longsor namun rencananya akan diatur kembali.

Tak hanya meninjau lokasi bencana, GSVL (sapaan akrab Lumentut) hari ini juga melayat ke rumah duka atas berpulangnya Jonly Bawole, korban tanah longsor di kelurahan Ranotana Weru. Dalam sambutannya, Lumentut ikut menyampaikan rasa duka yang mendalam sambil berharap agar warga kota Manado tetap waspada dengan hujan lebat dengan intensitas waktu yang cukup lama yang masih berpotensi mengguyur kota Manado. “Mari kita hindari daerah rawan longsor dan banjir yang dapat mengancam keselamatan jiwa kita. Kita tetap berdoa agar bencana dilalukan dari kota Manado,” pesan Lumentut.(ms)

banner