Lama tak Muncul ke Publik, Kemana Ketua Tim Kampanye ODSK

Manado-Lama tak muncul ke publik usai berhasil memenangkan Olly Dondokambey, SE dan Drs. Steven Kandouw sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Sulut terpilih hasil pilkada serentak 09 Desember 2020 lalu, nama ketua tim kampanye ODSK (Olly Dondokambey & Steven Kandouw) Ir. Marhany Pua, MA kini buka-bukaan ke publik.

Kepada politika news, mantan anggota DPD RI 3 peiode ini mengatakan, meskipun tidak melaksanakan tatap muka secara langsung, namun pasca 09 Desember 2020 lalu, tim kampanye ODSK intens melakukan koordinasi dan komunikasi meskipun hanya melalui group whats up. “Maklumlah situasi dan kondisi saat ini memang tidak bisa mengumpulkan orang dalam jumlah banyak karena masih pandemi covid. Tapi, saya bersyukur seluruh tim kampanye ODSK intens melakukan koordinasi serta memantau perkembangan politik kedepan,” jelas mantan Direktur Politiknik Manado ini.

Tokoh utama yang ‘mati-matian’ menolak penerapan Piagam Jakarta dalam konteks UU dasar 1945 tersebut mengatakan, dirinya saat ini menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Sulut yang sudah menetapkan pilihan kepada Olly Dondokambey dan Steven Kandow sebagai pemimpin Sulut dalam pilkada 09 Desember 2020 tahun lalu. “Saya sadar bahwa 3 paslon calon Gubernur dan wakil Gubernur semuanya baik-baik. Tapi, saya bersyukur masyarakat Sulut telah memilih Gubernur dan wakil Gubernur yang paling terbaik. Saya berharap akan adanya banyak perubahan yang akan dilakukan oleh ODSK mengingat di 6 kabupaten/kota lainnya, PDIP tampil sebagai pemenang,”kata Pua, sosok yang pernah mempelopori pelaksanaan Kongres Minahasa Raya (KMR), sebagai wadah untuk melakukan penolakan terhadap Piagam Jakarta.

Lantas, apakah ada dial politik yang terbangun antara mantan Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM ini dengan Olly Dondokambey ? Sosok yang pernah mengkritik keras proyek kereta cepat yang di-ground breaking Presiden Joko Widodo sekitar Januari 2016 ini mengatakan, sampai detik ini dirinya tidak ada dial politik pasca ODSK dinyatakan sebagai Gubernur dan wakil Gubernur terpilih oleh KPUD. “Tidak ada soal itu. Saya bersyukur sudah diminta oleh pak Olly (maksudnya, Olly Dondokambey) untuk menjadi ketua tim kampanye ODSK, dan, bagi saya itu adalah sebuah penghargaan yang harus saya lakukan,” kata Pua yang juga pernah bertarung di pilgub Sulut dan pilwako Manado beberapa tahun lalu.

Hanny juga membatah apakah dirinya akan menjadi salah satu Komisaris atau Direksi di salah satu BUMN yang saat ini dalam kendali Menteri BUMN Eric Tohir, sebagai bentuk penghargaan kepada dirinya yang sukses dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020 lalu. “Tidak ada pembicaraan itu dengan pak Olly. Saya, untuk saat ini masih menunggu apa langkah selanjutnya, apakah tim ini akan bubar atau mungkin ada arahan lain,” kata Hanny, sambil memberikan apresiasi kepada tim kampanye ODSK yang diberikan reward oleh ODSK di sejumlah posisi seperti staf khusus Gubernur Sulut.

Ditanya apakah, keberhasilan membawa ODSK sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Sulut bisa menjadi ‘pintu masuk’ untuk bertarung kembali ke pilkada serentak tahun 2024 mendatang (jika memang harus tahun 2024), mantan pimpinan komite II DPDRI ini secara spontan mengatakan, politik itu memang dinamis. “Untuk saat ini memang saya sudah pensiun dari dunia politik. Tapi, politik itu kan dinamis dan tergantung momentum apa yang kita hadapi saat itu, apalagi sampai saat ini belum ada kepastian soal itu,” urai suami tercinta Sherly Runtunuwu, ST ini menutup pembicaraan.(ms)

banner