Intip Paskibraka Cantik Asal Tahuna, Pembawa Baki era SBY, Lolos Akpol Kini Jadi Perwira

JAKARTA-Meskipun telah berlangsung 7 tahun lalu, namun, masih segar dalam ingatan kita khususnya masyarakat Sulut soal prestasi gemilang yang pernah diraih salah satu siswa SMU Negeri 1 Tahuna yang sukses menjadi Paskibraka serta pembawa baki pada saat pengibaran bendera pusaka diera Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Siapa lagi kalau bukan Juana Gita Medinna Janis. Pengalaman serta Kedisiplinan selama menempuh latihan di istana, konon membuat karakter Juan semakin terbentuk.

Ia lantas memutuskan untuk menempuh pendidikan Akpol usai lulus SMA di Tahuna, Kabupaten Sangihe,  Sulawesi Utara. Kariernya semakin menanjak, deretan prestasi banyak diraih.

Lantas, seperti apa cerita selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.

Dilansir dari merdeka.com, sosok Juan menjadi semakin mempesona. Menjadi salah satu anggota Paskibraka mewakili Provinsi Sulawesi Utara tak pernah terbersit di benaknya, apalagi menjadi pembawa baki. Rampung dengan berbagai seleksi ketat menjadi Paskibraka Nasional pada tahun 2014, ia lantas menuju ibukota saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Menurutnya, hal itu merupakan pengalaman paling berkesan saat dirinya masih belia. “Gue mau nanya nih, pengalaman lu waktu SMA yang paling menarik banget dan enggak paling bisa dilupakan,” tanya dua presenter.

“Pengalaman ya, pengalaman yang paling berkesan itu waktu jadi mewakili Sulawesi Utara dalam ajang Paskibraka Nasional,” ujarnya. “Paskibraka nasional ? Yang di Istana itu?” tanyanya kembali. “Iya, yang di istana,” jawabnya. “Jadi apa waktu itu?” tanya salah satu presenter. “Waktu itu, alhamdulillah jadi pembawa baki,” terangnya.

Pemilihan menjadi pembawa baki merupakan momen paling menegangkan saat dirinya menjadi anggota Paskibraka. Sebab, tak ada satu pun tahu mengenai nama yang tertulis dalam surat keputusan hingga dibacakan sesaat sebelum Paskibraka bertugas.

“Katanya juga yang membawa baki itu dipilihnya mendadak ya?” tanya salah satu presenter. “Iya, jadi kayak semuanya dilatih. Tiba-tiba pas sudah tanggal 17 pagi itu, baru dibacakan surat keputusannya,” ujarnya. “Gimana perasaannya?” tanya salah satu presenter. “Kayak enggak bisa ngomong, deg-degan. Karena kan pasti kayak aduh ngambil bendera dari Presiden, naik tangga, kalau blank gimana,” jawabnya.

Juan memutuskan untuk mengabdi pada negeri kembali dengan memasuki pendidikan Akpol dan lulus pada tahun 2020 lalu. Hal ini tak lain lantaran dirinya banyak mendapatkan motivasi dari para pembina semasa pendidikan Paskibraka. “Kok ada ketertarikan mau masuk Akpol sih? Itu gimana ceritanya?” tanya salah satu presenter.

“Kakak mau jadi apa, ya yang terbersit di kepala saya adalah cita-cita dua tahun yang lalu pengen jadi Taruna Akpol. Memang keluarga saya itu bukan berlatar belakang dari kepolisian dan sebagainya jadi belum mengenal apa itu Akpol,” cerita Juan dalam video yang diambil sebelum dirinya lulus dari Akpol itu. Kini setelah lulus dari Akpol, Juan telah menjadi perwira pertama Polri. Juan kini menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua alias Ipda.Juana Gita Medina Janis merupakan mantan pembawa baki Paskibraka Nasional pada tahun 2014.(mer/pn)

banner