Taman Budaya dari Berbagai Suku, Kini Hadir di Kota Manado

MANADO-Komitmen Walikota Manado untuk tetap mempertahankan Manado sebagai salah satu kota baramoter kerukunan di Indonesia, terus dilakukan. Kali ini, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM tersebut ikut meletakan batu pertama pembangunan rumah Tongkonan, salah satu rumah adat dari tanah Toraja.

Rumah Tonngkonan yang berasal dari tanah Toraja, merupakan rumah adat pertama kali yang hadir di taman budaya milik pemkot Manado tersebut.(ist)

Pembangunan rumah yang diprakasai oleh Kerukunan Keluarga Torajo (KKT) kota Manado tersebut, terletak di kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget atau tepatnya berada di ruas jalan menuju ke perumahan GPI Manado. Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut, SH. M.Si saat membawakan sambutan dihadapan keluarga besar KKT di Manado mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan rumah Tongkonan ini merupakan tanda bahwa akan dimulainnya pembangunan taman budaya dari berbagai suku di kota Manado diareal lahan sebesar 9 ha tersebut, yang notabene merupakan milik pemkot Manado. “Saya berharap taman budaya ini akan menjadi media untuk menjaga, melestarikan serta menumbuh-kembangkan budaya sebagai perekat kerukunan di kota Manado,” kata Lumentut yang dalam peletakan batu pertama Selasa, (16/02) kemarin ikut didampingi sejumlah pejabat diantaranya, Kadispar dan Kabag Humas & Pemerintahan Manado Drs. Soni Takumansang, M.Si.

Dalam ucapan terima kasih, pengurus cabang KKT Manado Pdt. Honny S Sirapanji mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si yang sudah memfasilitasi tersedianya sarana untuk pembangunan rumah Tongkonan asal tanah Toraja di kota Manado. “Semoga pak Walikota bersam keluarga dan jajaran pemkot Manado akan diberkati,” pesan Pendeta Honny.(ms)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 15 =

Stay Connected

22,042FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles