Ditangan Walikota Lumentut, Kerukunan Kota Manado Diakui Dunia

MANADO-Memimpin kota Manado dengan kemajemukan masyarakat yang berbeda golongan, agama, maupun budaya selama hampir 10 tahun berturut-turut tanpa ada konflik sosial diantara sesama masyarakat, bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Selain membutuhkan manajemen kepemimpinan yang profesional, dibutuhkan seorang pemimpin yang bertangan-dingin untuk mampu membuka diri serta membangun komonikasi dengan semua pimpinan umat beragama.

“Puji Tuhan, semua ini berkat kerja kolektif pemerintah kota Manado, rohaniawan dan rakyat kota Manado untuk konsisten menjaga dan memilihara hidup rukun, damai, toleran, tanpa membedakan suku, agama dan ras,”

Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si termasuk salah satu dari 7 walikota di Indonesia  yang boleh dikategorikan sebagai pemimpin bertangan dingin. Betapa tidak, untuk yang kedua kalinya, SETARA Institute, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang fokus pada penelitian fundamentalisme, diskriminasi serta kekerasan di Indonesia kembali menetapkan kota Manado sebagai salah satu dari 7 kota di Indonesia yang nilai toleransinya tertinggi di Indonesia. “Puji Tuhan, semua ini berkat kerja kolektif pemerintah kota Manado, rohaniawan dan rakyat kota Manado untuk konsisten menjaga dan memilihara hidup rukun, damai, toleran, tanpa membedakan suku, agama dan ras,” tutur Lumentut usai mengikuti acara launching dan penghargaan Indeks Kota Toleran award 2020, yang dilaksanakan melalui zoom meeting tadi siang tersebut.

Walikota Manado DR. GS Vicky Lumentut (ketiga dari kanan) saat foto bersama dengan 7 kota yang sukses meraih nilai tertinggi.(ist)

Menurut Lumentut, sedikitnya terdapat 94 kota di seluruh Indonesia yang menjadi objek penelitian dari SETARA Institute terhadap praktek dan regulasi terkait kebebasan beragama dan berkeyakinan, dan kota Manado kali ini ikut menempati nilai tertinggi bersama 7 kota lainnya di Indonesia seperti kota Singkawang dan kota Salatiga. “Terima kasih rakyatku kota Manado. Mari torang terus menjaga rumah besar kota Manado dan menjaga supaya tetap dihuni oleh warga warga yang cinta hidup rukun, aman dan damai,” harap Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM tersebut yang juga ayah tercinta dari anggota F-PD DPRD Sulut Christo Ivan Lumentut.(ms)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − four =

Stay Connected

22,077FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles