Tanpa Penjelasan, Tatap Muka GPG Dengan BPMS GMIM ‘Buntu’

TOMOHON-Dengan memperhatikan penerapan prokes (Protokoler Kesehatan) covid 19 yang ketat, puluhan perwakilan GPG (Gerakan Peduli GMIM) akhirnya ikut mendatangi langsung kantor sinode GMIM di Tomohon untuk menyampaikan aspirasi mereka. Komunitas yan terdiri dari kumpulan Pendeta, Penatua maupun Syamas GMIM ini tepat pada pukul 13.05 tiba dikantor Sinode GMIM yang terletak di kelurahan Kakaskasen III, Tomhon.

Sambil menunggu beberapa saat lamanya karena seluruh unsur BPMS GMIM sementara melaksanakan kegiatan di gedung Audotorium Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon, rombongan GPG ikut mengawalinya dengan melaksanakan ibadah singkat yang dipimpin Pdt. Vivi Walangitan-Rumetor, S.Th serta membawahkan puji-pujian bernusansa sengrasa Yesus dari perutusan yang hadir diantaranya perutusan pelsus rayon Minut dan Manado.

Rombongan GPG ikut melakukan doa bersama di lobi utama kantor sinode GMIM usai aspirasi mereka tidak mendapat penjelasan BPMS GMIM.(ist)

Usai membawahkan puji-pujian bernuansa sengsara Yesus, rombongan GPG langsung menunju ke lantai dua, lokasi dimana akan dilaksanakan tatap muka antara perwakilan GPG dan BPMS GMIM. Sayangnya, momentum yang ditunggu-tunggu GPG untuk meminta penjelasan BPMS GMIM terkait pelaksanaan SMSI akhir Maret mendatang, berjalan buntuh. Betapa tidak, usai mendengar aspirasi yang disampaikan perutusan GPG masing-masing oleh Pnt. Dra. Jois Worotikan dari GMIM Nazareth Matani Tomohon dan Pnt. Dr. Jessy Warongan dari GMIM Bait’el Bahu, Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina, M.Th tidak menyampaikan pernyataan apa-apa, bahkan langsung menugaskan salah satu unsur BPMS GMIM untuk menutupnya dengan doa.

Padahal sebelumnya, ruangan dan kursi yang diatur di lantai dua tersebut ditata dengan rapih layaknya akan ada percakapan antara BPMS GMIM dengan GPG. Merasa aspirasinya tidak ditanggapi unsur BPMS GMIM, rombongan GPG langsung turun ke lobi utama kantor Sinode GMIM. Tepat berada di front office, rombongan ini langsung berlutut sejenak untuk membawahkah puji-pujian dan menyampaikan doa bersama. “Sebagai pemimpin Gereja, semestinya perlu menanggapi apa yang disampaikan anggota jemaat GMIM,” tutur Pnt. Dr. Jessy Warongan yang juga sekretaris jemaat GMIM Baitel Bahu, Manado ini.Hadir dalam rombongan GPG tersebut diantaranya, Pnt. Tomi Sampelan, SE, dan Pnt. Allan Sondakh, SE.(jemmy)

banner