DI GMIM Lazarus Meras, Penatua GSVL ; Kebangkitan Yesus Selesaikan Arogansi & Kesombongan Manusia

MANADO-Makna kebangkita Yesus dari orang mati merupakan sebuah fakta sejarah yang sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia. Kebangkitan Yesus dari antara orang mati mampu menyelesaikan masalah besar manusia yang tidak dapat diselesaikan dengan kekuatan, dengan kekuasaan, dengan uang, dengan harta kekayaan ataupun dengan popularitas yang ada pada manusia. “Karena masalah terbesar manusia yakni masalah dosa dan keselamatan,” kata Ketua P/KB Sinode GMIM Pnt. Dr. GS Vicky Lumentut saat memimpin ibadah paskah di GMIM Lazarus, Meras, Minggu, (04/04) hari ini.

Ibadah yang dilaksanakan dilapangan terbuka dengan memperhatikan penerapan prokes covid 19 tersebut, Pnt GSVL mengingatkan jemaat lewat pembacaan Alkitab Lukas 24; 1-12 bahwa, melalui kebangkitan Yesus ikut memberikan semangat hidup baru orang percaya dalam menghadapi masalah pandemi covid 19, masalah intoleransi, masalah radikalisme serta masalah gangguan keamanan dan ketertiban. “Kebangkitan Yesus juga memberikan semangat hidup kepada orang percaya dalam menghadapi masalah rumah tangga, masalah studi, masalah pribadi, masalah pelayanan, karena kita yakin bahwa kita punya Tuhan Allah yang bangkit dari antara orang mati,” tutur Penatua GSVL yang intens memenuhi undangan jemaat GMIM untuk memimpin ibadah.

Masih menurut Penatua GSVL, ada dua kebenaran dalam peristiwa kebangkitan Yesus yang diperingati hari ini yaitu, fakta dan makna. Fakta kebangkitan Yesus adalah, kubur kosong yang diikuti dengan berita dari malaikat serta perjumpaan Yesus dengan beberapa muridnya. Sedangkan makna dari kebangkitan Yesus adalah, adalah memperkuat keyakinan orang percaya bahwa Yesus kematian Yesus untuk untuk menebus dosa, membebaskan hukuman dosa serta mendamaikan Allah dengan manusia. “Kalau Dia tidak bangkit, maka sia sialah iman dan pengharapan kita.Kebangkitan Yesus  Kristus adalah dasar lman dan pengharapan kita. Torang adalah  orang yang percaya kepada Yesus Kristus yang hidup, yang menang dari dosa dan maut,” tutup Penatua GSVL dalam khotbah paskah tahun 2021.(ms)

banner