Diapresiasi Wawali Tomohon, SAS Pimpin Komunitas Seni & Bidaya Ne Tumbulu

TOMOHON-Pemkot Tomohon bertekad akan terus melestarikan beraneka ragam budaya daerah yang selama ini menjadi akar dari budaya nasional. Jika budaya di setiap daerah di kembangkan dengan baik, maka budaya nasional juga akan turut berkembang. Keragaman tersebut di yakini akan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini dikatakan wakil walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE usai melantik pengurus Komunitas Seni dan Budaya Ne Tombulu Kota Tomohon, Senin (19/04) kemarin di Lokon View Tomohon.

Kepada Politika News, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut ini mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, telah dijelaskan tujuan dari pemajuan kebudayaan yang salah satunya untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa. “Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk mendukung penuh pengembangan kebudayaan di Daerah masing-masing,” kata Lumentut.

Berbagai ragam budaya daerah seperti, tarian ma’engket, tarian kabasaran, musik kolintang, dan musik bambu merupakan tari-tarian dan musik tradisional milik rakyat suku minahasa yang harus di lestarikan. “Jangan sampai akibat dari adanya globalisasi dan pesatnya perkembangan internet, akan memudarkan semangat untuk melestarikan budaya daerah di kalangan masyarakat khususnya para pemuda pemudi di Kota Tomohon,” pesan Lumentut, politisi ulung Gerindra yang selama di DPRD Sulut intens memperjuangkan nasib petani di Sulut.

Sementara itu, Ketua umum Komunitas Seni dan Budaya Ne Tombulu Kota Tomohon yang dilantik Syerly Adelyn Sompotan kepada PolitikaNews menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari pemerintah, serta para pelaku dan pemerhati seni budaya adat minahasa, yang sudah memberikan kepercayaan terhadapnya untuk memimpin Komunitas tersebut. “Pelestarian seni budaya adat, harus diwariskan secara turun temurun. Hal ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan dan menyinergikan seiring perkembangan dan kemajuan teknologi,” harap SAS, politisi Golkar yang hijrah ke PDIP ini.

Kecintaan kita terhadap seni dan budaya lanjut SAS harus di tingkatkan agar upaya untuk mengembangkan seni dan budaya, khususnya budaya lokal bisa kita padukan dengan potensi yang dimiliki agar menjadi sebuah ciri khas. Sebelum acara pelantikan para undangan di hibur dengan atraksi tarian maengket dan musik kolintang. Usai penandatanganan SK Pelantikan dan di serahkan kepada ketua yang di lantik bersama dengan panji komunitas, kembali atraksi musik dan tarian di lanjutkan.(jemmy)

banner