Kantornya Terkesan ‘Kumuh’, Gaji Direksinya Wow Gede Banget

MANADO-Kantornya boleh dikata sangat sederhana, terletak di lantai 3 kompleks pasar Paal 2 Manado. Tidak semua dinding-dinding pembatas antar ruangan dikantor tersebut terbuat dari beton, sebagian hanya terbuat dari tripleks atau GRC (Papan Sejenis tripleks). Pertama kali bertandang ke kantor ini, saya tidak bisa membayangkan apakah bangunan ini adalah kantor sekelas perusahaan daerah milik pemerintah kota Manado, atau hanya sekat-sekat yang dibangun para pedagang pasar untuk menampung barang dagangan mereka yang belum laku hari itu.

Ternyata, dugaan saya benar. Bangunan berukuran 6 x 15 meter tersebut adalah, kantor PD Pasar Manado yang selama ini dipercayakan oleh pemkot Manado untuk mengelolah sedikitnya 7 pasar tradisional dan modern di kota Manado, diantaranya pasar Bersehati, pasar Pinasungkulan, Pasar Paal 2 serta Pasar Tuminting (Kini Pasar Buha). Meskipun bangunannya sangat sederhana, namun, aktifitas di kantor tersebut layaknya aktifitas di perkantor lainnya. Sedikitnya terdapat puluhan karyawan, sejumlah unit PC Komputer, printer dan beberapa ATK lainnya yang menghiasi ruangan tersebut.

Uniknya, jika disejumlah perusahaan daerah lainnya anda akan mendapati ruangan sang direksi sedikit memadai karena dilengkapi ruangan yang cukup lebar, ber-AC serta terdapat meja rapat atau kursi goyang/malas lainnya, namun di PD Pasar Manado, anda tidak akan menemukan suasana seperti itu. Masing-masing direksi hanya diberikan ruangan seluas 1,5 x 2,5 meter, tanpa AC, tanpa meja rapat direksi, tanpa kursi malas dan maksimal tamu yang dapat bertamu adalah 2 orang. Susana berbeda ditemukan di ruangan direktur utama. Meskkipun pintu masuknya hanya terbuat dari tripleks berukuran 60 cm x 2 meter tersebut, namun ruangangan direktur utama dinilai cukup memadai. Setidaknya terdapat 1 buah AC, 1 unit meja rapat, 1 unit kursi tamu, 1 unit meja dan kursi direktur utama serta beberapa fasilitas lainnya, meskipun sekat pemisahnya hanya terbuat dari GRC.

Namun, anda jangan dulu terlena dengan suasana bangunan kantor PD Pasar Manado. Meskipun terkesan ‘kumuh’, namun sang direksi yang dipercayakan oleh pemilik modal untuk menempati jabatan tersebut, konon memiliki gaji tetap sebesar diatas Rp 50 juta per bulan atau 30 persen lebih besar dari anggota DPRD Manado, itupun belum termasuk dengan tunjangan lainnya seperti tunjangan rumah dinas, tunjangan kendaraan dinas, BBM, makan dan minum dan fasilitas lainnya. “Untuk Dirut saja jumlahnya mencapai Rp. 62 juta per bulan, itu belum termasuk tunjangan. Jika diakumulasi keseluruhan bisa mencapai Rp. 70-80 juta per bulan,” beber sumber resmi di PD Pasar Manado. “Gaji pokok antara direktur utama dan direksipun tidak berbeda jauh. Mungkin hanya selisih 20 jutaan,” tambah sumber tadi.

Direktur Utama PD. Pasar Manado Jootje Rumondor, SE dalam sebuah diskusi baru-baru ini mengatakan, penetapan gaji direksi semuanya mengacu pada Perwako dan PP. No 54 tahun 2017. Hanya saja, beberapa hari setelah dipercayakan oleh pemegang modal untuk menempati jabatan Dirut PD Pasar Manado, dirinya langsung melakukan pemotongan 20 persen lebih. “Jika di-uang-kan besar pemotongan masing-masing direksi jumlahnya mencapai 16 juta lebih,” kata Rumondor yang lebih menitik-beratkan pada kesejahtraan karyawan adalah yang paling utama ketimbangan kesejahtraan direksi.(ms)  

banner