Belajar Pilkada 2020, Tomas Ini Minta Joune-Kevin Tidak Kecewakan Komunitas Nusa Utara

MINUT-Meskipun kewenangan penempatan pejabat esolon II, III maupun IV, Staf Khusus maupun Direksi Perusahaan Daerah merupakan kewenangan kepala daerah, namun sejumlah tokoh masyarakat masyarakat Nusa Utara (Sangihe, Sitaro & Talaud) di Minahasa Utara mengiingatkan agar Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE dan wakil Bupati Kevin Lotulong, SH, MH tidak memandang remeh keterwakilan masyarakat Nusa Utara di sejumlah jabatan strategis.

Tokoh masyarakat Nusa Utara Drs. Winsulangi Salindeho mengatakan, harus diakui bahwa komunitas masyarakat Nusa Utara di Minut ikut berperan penting dalam menghantar Joune Ganda dan Kevin Lotulong menjadi kepala daerah terpilih dalam pilkada serentak yang dilaksanakan Desember 2020 lalu. “Peranan politik mereka (Nusa Utara, maksudnya) harus dihitung dan memang sangat menentukan terpilihnya pasangan JG-KL dalam pilkada Desember 2020 lalu,” ungkap Salindeho yang juga mantan Bupati Sangihe ini.

Dengan memperhatikan populasi komunitas Nusa Utara di Minut yang jumlahnya mencapai 38-42 persen, maka sudah saatnya komunitas ini diperhatikan dan diberikan penghargaan seperti di jabatan esolon II, staf khusus, Perusahan Daerah maupun jabatan lainnya. “Jika dilihat dari komposisi pemerintahan di Minut saat ini, maka saya menyarankan agar Sekda kedepan sudah saatnya dari Nusa Utara. Silahkan, Bupati melihat mana SDM asal Nusa Utara yang layak memangku jabatan tersebut,” pesan Salindeho yang juga mantan Sekda Kota Manado ini.

Bahkan, untuk memperkuat bergaining position warga Nusa Utara di Minut, dirinya pernah menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Sulut dr. Andi Silangen saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu desa di Likupang Barat beberapa waktu lalu. “Saya sampaikan kepada Ketua DPRD saat itu, mohon diperhatikan SDM asal Nusa Utara di pemerintahan Joune Ganda & Kevin Lotulong. Dalam catatan saya, di Minut, kita memiliki sejumlah SDM yang layak dipertimbangkan,” beber Bu Winsu, sapaan akrab Salindeho yang juga mantan wakil Bupati Sangihe ini.

Pasca dilantik menjadi Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda memang telah melakukan perubahan di komposisi staf khusus Bupati maupun Perusahaan Daerah (PD Klabat), termasuk beberapa jabatan esolon II yang mengalami pergeseran. Hanya saja, dari beberapa perubahan tersebut, belum nampak sejumlah keterwakilan komunitas nusa utara. “Jika diabaikan, sudah pasti ini akan menjadi cacatan penting warga Nusa Utara di Minut kedepan,” tambah Jeferson Adilang, warga kecamatan Wori.(ms)

banner