Lagi, Ayam Jago Seharga Rp 4 Juta Dicuri, Abang Jago Kian Beraksi di Tomohon

Pencurian Ayam (Ilustrasi).(dok)

TOMOHON-Menakutkan ! Bukannya merasa waspada karena aksi nekadnya mulai terkespose ke publik, namun kasus pencurian ayam jago di kota Tomohon malahan mulai menjadi-jadi, bahkan terkesan dilakukan sekelompok orang secara terencana dan masif. Nasib sial kali ini ikut dialami oleh Dolfie Karwur, warga kelurahan Matani satu Lingkungan 4, Kecamatan Tomohon Tengah.

Pria yang berprofesi sebagai sopir truck ini ikut menjadi korban keganasan para komplotan pencuri ayam yang saat ini masih terus diburu jajaran polresta Tomohon. Kepada politika news, Dolfin mengatakan dirinya terpaksa harus kehilangan 8 ekor ayam bangkok yang harga jualnya mencapai Rp 8 juta. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, (14/05) dini hari saat dirinya bersama keluarga terlelap. “Ini ayam-ayam hasil ternakan kasiang kita ja jual untuk menopang tu kebutuhan di rumah, karena berapa kasiang kita pe pendapatan sebagai sopir. Kalo ndak tambah deng hasil ternak ayam deng bebek, ndak akan cukup,” keluh Dolfin kepada politika news.

Selama dua pekan ini, kota Tomohon ikut menjadi sasaran empuk para komplotan pencurian ternak ayam.  Selama dua pekan setidaknya telah terjadi 3 kali kasus pencurian ternak ayam. Selain menjadi penyakit sosial yang menakutkan di masyarakat, belum tertangkapnya pelaku pencurian ayam bangkok di Tomohon ikut mematahkan semangat para peternak ayam bangkok yang selama ini ikut menjadi pendapatan tambahan. “Jika dibiarkan, lama-kelamaan objek dari para maling itu bukan lagi ternakaan ayam, melainkan isi rumah yang akan menjadi sasaran mereka.

Cuma bisa berharap semoga para komplotan maling ayam yang sudah sangat meresahkan para peternak bisa di ringkus oleh pihak yang berwenang, agar para peternak khususnya yang ada di Kota Tomohon bisa merasakan adanya perlindungan hukum,” harap Jantje Kandouw.(jemmy)

banner