Berdayakan Aplikasi Tabea GMIM, Pemkot Tomohon Suntik Rp 100 Juta

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE bersama BPMS GMIM saat melaunching marketpalce Tabea, Selasa, (25/05) kemarin.(ist)

TOMOHON-Pemkot Tomohon ikut menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp. 100 Juta kepada Sinode GMIM. Bantuan dana hibah ini diserahkan langsung Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE, saat menghadiri launching aplikasi marketplace GMIM Tabea (Tabea Shop) di Jemaat GMIM Schwarz Sentrum Langowan, Wilayah Langowan satu.

Dalam sambutannya, Lumentut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas launching aplikasi ini, mengingat zaman saat ini sistem digital berperan penting dalam setiap aktivitas kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dalam pelayanan di lingkungan Sinode GMIM. Aplikasi marketplace TABEA Sinode GMIM sendiri didesain dengan mempertimbangkan beberapa hal diantaranya, bahwa GMIM dalam melakukan pelayanan, sesaksian & persekutuannya, wajib mempersiapkan diri menyongsong tantangan & peluang di era industri 4.0.

Tak hanya itu, dimasa pandemi covid 19 saat ini, GMIM terpanggil untuk memberdayakan & memulihkan ekonomi jemaat melalui pengembangan sistem informasi berbasis aplikasi antara lain aplikasi market place Tabea (Tawaran Belanja Anda). Selain itu juga aplikasi ini merupakan sistem yang dibangun murni pelayanan,  tanpa motif bisnis & murni ingin menghadirkan GMIM di tengah jemaat di masa sulit ini. Dana hibah Rp. 100 juta dari Pemkot Tomohon ikut diterima BPMS GMIM Bidang Sistem Informasi Terpadu.

Ikut hadir dalam acara tersebut, Ketua Sinode GMIM Pdt. DR Hein Arina, Sekum Sinode GMIM Pdt. DR. Every Tangel, MPdK, sejumlah wakil ketua, wakil sekretaris bidang data & Informasi Pdt. Yanny Rende, MTh, Sekretaris Departemen SIT Pdt. Denny Paruntu, MTh & Multi Media; & Pokja Sistem Informasi Terpadu Sinode GMIM Roy Roeroe, ketua-ketua wilayah se Langowan Raya, perwakilan pemprov Sulut, perwakilan pemkot Tomohon serta perwakilan pemkab Minahasa.(jemmy)

banner