Pacuh Penanaman Modal di Tomohon, 7 Potensi Invetasi Ini Jadi Prioritas Walikota

TOMOHON-Walikota Tomohon Caroll JA Senduk, SH ikut menghadiri bintek tata cara penyampaain laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) secara online. Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Enos Pontororing M.SI Walikota mengatakan, pelaksanaan bimbingan teknis ini memiliki makna yang sangat penting dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, karena melalui kegiatan ini akan disampaikan berbagai hal terkait dengan kebijakan-kebijakan penanaman modal dalam negeri, yang akan menjadi pedoman dan acuan bagi dunia usaha yang akan menanamkan modal, maupun bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah selaku fasilitator.

Untuk itu, pihaknya menyambut baik dilaksanaknnya bimbingan teknis ini, dan atas nama pemerintah kota Tomohon menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para narasumber khususnya dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) RI, atas kesediaannya untuk hadir dan memberikan paparan serta bimbingannya pada acara bimbingan teknis ini. “Hal ini merupakan wujud kepedulian dan dukungan bkpm ri terhadap pembangunan di Kota Tomohon , khususnya dalam bidang penanaman modal. Semoga bimbingan teknis ini dapat memacu dan memotivasi bapak/ibu selaku pelaku usaha dan investor untuk menanamkan modalnya di kota Tomohon,” kata Caroll.

Ditengah-tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi global dan nasional dan imbasnya juga melanda kota Tomohon akibat dampak pandemi covid-19 yang belum berakhir lanjut Caroll, maka inovasi berupa pemberian insentif dan kemudahan merupakan hal yang harus dilakukan. Paket ekonomi yang telah diluncurkan oleh presiden Jokowi, tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak di dukung oleh pemerintah daerah.

pemerintah Kota Tomohon sendiri telah berupaya semaksimal mungkin dengan menyederhanakan melengkapi juga dengan berbagai regulasi yang telah diterbitkan untuk mendukung pelaksanaan penanaman modal, disamping itu dari beberapa arahan pengembangan penanaman modal di kota tomohon ini, tentunya diharapkan akan membuat pelaku usaha dan investor semakin bergairah untuk menanamkan modalnya di Kota Tomohon.                                                             

Disisi lain, Walikota juga berharap semua juga diharapkan agar investasi yang masuk tetap harus dikendalikan agar investasi tersebut betul-betul bisa mendatangkan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Oleh karena itu kata Walikota, penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) online adalah salah satu bentuk pengendalian investasi. “Selain itu, pengendalian terhadap arus investasi juga diperlukan agar investasi yang dilakukan senantiasa selaras dengan kebijakan penanaman modal dan pembangunan ekonomi nasional, sehingga terjadi sinkronisasi yang harmonis antara pembangunan daerah dan pembangunan nasional. saya menyadari bahwa pemerintah Kota Tomohon harus tetap bekerja keras untuk mewujudkan Kota Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera,” katanya. Acara tersebut berlangsung pada 15 Juni di Villa Emita Hotel. (jemmy)

banner