Modal Rp 15 Ribu, Malam Ini, Tu’ur Ma’asering Manjakan Pengunjung dengan Live Musik Terheboh

TOMOHON-Tidak semua fasilitas hiburan malam di kota Manado mampu menyajikan menu acara yang super heboh, namun dengan tarif murah. Jika anda ingin menyaksikan penampilan group-group band ternama di Sulut, anda cukup menyediakan Rp 15. 000 untuk sudah bisa menikmatinya di Tu’ur Ma’asering, Tomohon, salah satu destinasi wisata di Sulut yang sukses memadukan keindahan panaroma alam dengan keunikan pohon seho.

Yah, terhitung mulai Jumat sampai minggu, Tuur Maasering ikut menghadirkan sejumlah group-group band ternama di Sulut yang nantinya akan menghibur anda dengan lagu jazz, lagu pop & bluez, lagu slow barat, lagu pop Indonesia maupun lagu tembang kenangan. Sambil menikmati suguhan menu tradisonal maupun modern yang disiapkan oleh Tuur Maasering, anda sudah pasti akan hanyut dalam impian seperti anda berada di Sung Nong Nooch, Thailand.

Meskipun live musiknya hanya berlangsung dari pukul 17.00 sampai pukul 20.00 WITA, namun anda akan dimanjakan dengan penampilan olahan vokal yang merdu dan memukau dari sejumlah group band seperti Korona band maupun penampilan DSP (Denni Sondakh Production) yang dijadwalkan akan tampil Jumat, (18/06) malam ini. “Kita berusaha semaksimal mungkin group band yang akan tampil sudah teruji dari aspek profesionalitasnya, meskipun lokasi manggung bukan berada di dalam gedung atau cafe pada umumnya,” kata Owner Tu’ur Ma’asering Jefri ‘Jepol’ Polii.

Jebolan Fakultas Ilmu Kelautan Unsrat ini juga mengatakan, program live musik setiap Jumat sampai Minggu sengaja dihadirkan manajemen Tuur Maasering untuk menjawab kerinduan wisatawan yang selama ini haus akan hiburan musik. “Meskipun dalam penerapan prokes covid 19 yang ketat, namun program ini diharapkan akan menjangkau para karyawan swasta maupun masyarakat pekerja lainnya, yang selama ini tidak bisa menikmati livs musiknya di tempat-tempat lain, karena persoalan biaya. “Kalau di Tuur Maasering anda cukup membayar karcis masuk Rp. 15.000, anda sudah bisa menempati tempat yang disiapkan plus minuman tradisional sejenis saguer sebagai pengganti tiket yang dibayar,” ujar Jepol, aktifis lingkungan hidup yang kini sukses merambah bisnis pariwisata. So, segeralah bergegas malam ini ke Tuur Maasering, Kumelembuai Tomohon.(*)

banner