Usai Tidak Menjabat Walikota Manado, Seperti Ini Kebiasaan GS Vicky Lumentut Setiap Hari

MANADO-Setelah tidak menjabat sebagai walikota Manado karena masa periodesasinya sudah periode, ternyata sosok mantan Walikota Manado Dr. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si memiliki kesibukan tersendiri pasca akhir masa jabatannya pada 10 Mei 2021 lalu. Selain masih intens dengan pemberian diri sebagai Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM saat ini, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Manado itu ternyata sibuk dengan mengutak-atik rumah kebun yang terletak di kelurahan Kakaskasen, kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon.

Yah, semenjak tidak menjabat sebagai walikota Manado, mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut tersebut lebih intens berada di Tomohon, ketimbang di kediamannya yang terletak di kelurahan Malalayang, kota Manado. “Jika tidak ada pelayanan ibadah di Manado atau kesibukan lainnya, saya lebih cenderung berada di Tomohon,” kata Lumentut yang sesekali mengajak politika news untuk berkeliling melihat beberapa petak kolam ikan mas dan mujair yang tepat berada disamping kiri dan kanan rumah kebunnya.

Dalam penuturannya, birokrat yang sukses menitik karir di dunia politik ini mengatakan, dirinya lebih betah berada di Kakaskasen sambil menikmati udara segar bersama istri, menata halaman dengan tanaman kampung, serta ikut melakukan pendampingan terhadap salah satu anak perempuannya yang mencoba usaha kecil-kecilan di kota Tomohon. “Kalau di Manado kita kumpul-kumpul, saya jadi tidak enak, nanti bisa ada pandangan lain. Nanti dorang bilang ley kita tukang ganggu-ganggu dorang ada kerja,” urai Lumentut seraya menambahkan bahwa dirinya sampai saat ini masih fokus pada pelayanan sebagai ketua komisi P/KB Sinode GMIM.

Pantaun politika news di rumah kebunnya yang terletak di jalan lingkar kota Tomohon, mantan Sekkot Manado tersebut rupanya tidak hanya hobby memelihara ikan mujair dan ikan mas. Namun, Lumentut juga ikut menanam sejumlah tanaman langkah di Sulut seperti kacang Essau yang berasal dari Israel. “Saya bersyukur karena bibit kacang ini mampu menyesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca di kota Tomohon,” jelas seraya menunjukan kepada politika news buah kacang Essau yang dalam beberapa bulan kedepan siap untuk di panen.

Ditanya soal kesiapannya untuk memimpin kembali P/KB Sinode GMIM jika terpilih kembali pada konsultasi P/KB Sinode GMIM yang akan dilaksanakan Februari 2022 mendatang, Ketua Komisi P/KB Wilayah Malalayang Satu ini mengatakan, pada prinsipnya dirinya siap memberi diri, tapi tidak dengan hal-hal yang tidak diinginkan oleh Tuhan. “Jujur saya harus mengatakan bahwa, saya menolak jika harus menggunakan uang untuk memuluskan saya menjadi ketua P/KB Sinode GMIM kembali,” ucap Lumentut sambil mengajak politika news untuk menikmati sejumlah sajian di G & J Cafe, salah satu cafe milik anak perempuan Lumentut, yang terletak persis di depan rumah kebun miliknya di kakaskasen, kota Tomohon.(jemmy)

banner