23 Instansi ini Tidak Buka Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK, Simak Alasannya

MANADO-Sebanyak 23 instansi mundur dan tidak membuka pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK. Meski begitu para pelamar di 23 instansi pusat dan daerah tersebut tidak perlu khawatir. “Jadi walaupun 23 instansi mundur, tetapi formasi yang ditetapkan MenPAN-RB per 22 Juni sebanyak 701.590 tidak akan berkurang. Artinya formasinya tetap ada,” kata Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Aris Windiyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/6). Dia mengakui dengan mundurnya 23 instansi tersebut, otomatis formasinya berkurang dari semula 701.590.
Namun, formasi dari 23 instansi itu, tidak hilang dan akan dialihkan ke pengadaan CPNS dan PPPK tahun depan. “Jadi enggak usah khawatir. Formasinya tetap ada cuma tahun pelaksanaannya ditunda tahun berikutnya,” terangnya. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menambahkan data 28 Juni 2021 menunjukkan, formasinya berkurang menjadi 688.623 karena ada 23 instansi pusat dan daerah mundur.
Formasi itu terdiri dari instansi pusat 65.915 dan daerah 622.708.  Rincian instansi daerah, lanjut Suharmen, terdiri 138.608 formasi untuk provinsi, dan 484.100 formasi untuk kabupaten/kota. “Itu sudah meliputi CPNS, PPPK nonguru, dan PPPK guru,” ucapnya. Suharmen menjelaskan sebanyak 23 instansi menyatakan mundur setelah anggarannya direalisasikan untuk penanganan Covid-19. Walaupun begitu, data tersebut masih berproses. “Kepastiannya besok pagi. Pelamar bisa melihat berapa instansi yang buka pendaftaran,” tandas Suharmen.

Sementara itu, antusias lulusan S1, S2 maupun S3 untuk mengikuti proses seleksi CPNS dan PPPK tahun ini dipastikan akan membludak. Jumlah pelamar tahun ini dipastikan akan meningkat drastis karena banyaknya jumlah lulusan sarjana yang masuk dalam kategori belum memiliki pekerjaan, termasuk di Provinsi Sulut. “Karena susah mencari pekerjaan, maka orientasi pencari kerja adalah seleksi CPNS dan PPPK,” katanya.(jpnn/politikanews)


banner