Sudah 101 Orang Diperiksa, Wow, Sidang Perdana Mantan Bupati Talaud Digelar di…

Mantan Bupati Kepl. Talaud Sri Manalip, SE.(dok)

JAKARTA-KPK secara resmi ikut memperpanjang penahanan mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahymumi Maria Manalip, SE selama 20 hari kedepan terhitung mulai 26 Agustus sampai 14 September 2021 mendatang. Perkembangan terbaru saat ini menunjukan, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan berkas perkara SWM beserta barang buktinya kepada jaksa penuntut umum (JPU), Kamis (26/8/2021) kemarin.

Menariknya, mantan Ketua DPC PDIP Talaud itu dipastikan akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Manado. “Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor. Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Manado,” kata pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam keterangan pers, Kamis, kemarin.

Untuk melengkapi berkas pemeriksaan SWM, KPK sedikitnya telah memanggil 101 orang yang terdiri dari pihak swasta maupun PNS Pemkab Talaud. “Selama proses penyidikan KPK telah memeriksa 101 orang,” kata Fikri.

Terkait perkara tersebut, Bupati Talaud periode 2014-2019 itu sudah menjalani hukuman 2 tahun penjara di Lapas Wanita Klas II-A Tangerang. Eksekusi dilakukan Jaksa KPK pada 26 Oktober 2020, setelah Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Sri Wahyumi. Dalam putusannya, MA memotong hukuman mantan politisi PDI Perjuangan itu dari 4 tahun 6 bulan menjadi 2 tahun penjara. Namun, Sri Wahyuni kembali ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (29/4) lalu. Padahal, ia baru saja bebas dari penjara pada Rabu (28/4/2021) malam.(ms)

banner