Bahas Pariwisata, 2 Kepala Daerah Ini Gelar Rapat Bersama Caroll-Wenny

Walikota Tomohon Caroll Senduk saat pelaksanaan rapat bersama 2 kepala daerah kemarin.(ist)

TOMOHON-Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE secara bersamaan mengikuti secara virtual kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan Pengembangan dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Kepulauan Talaud. Menariknya, Senduk mengikuti kegiatan tersebut dari ruang kerja walikota, sedangkan Lumentut mengikutinya dari terung Kabasaran.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulawesi Utara Karyadi, SE dalam arahannya mengatakan, pemeriksaan kegiatan pengelolaan pengembangan dan pemasaran destinasi pariwisata tahun anggaran 2019 sampai dengan semester I tahun 2021 dilakukan di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten kepulauan Talaud. Pemeriksaan pendahuluan dilakukan selama 30 hari kalender mulai tanggal 30 Agustus 2021 sampai 28 September 2021. Pekerjaan dilakukan melalui Kantor BPK-RI dengan jumlah hari menyesuaikan kondisi dan situasi dan pemeriksaan lapangan dilakukan melalui masin-masing entitas dengan jumlah hari meyesuaikan juga dengan kondisi dan situasi.

Tujuan pemeriksaan menurut Karyadi yaitu, memperoleh pemahaman hal pokok/objek, mengidentifikasi masalah yang akan dilakukan pemeriksaaan secara mendalam, menentukan area kunci yang akan menjadi focus dalam pemeriksaan terinci, menentukan lingkup pemeriksaan dan mengidentifikasi criteria yang dapat digunakan dalam pemeriksaan terinci.

Disisi lain, Walikota Tomohon mengatakan, mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas adalah salah satu misi Kota Tomohon diperiode ini. “Pelaksanaan good governance ini diarahkan kepada upaya pembinaan, peningkatan, penyempurnaan dan pengendalian manajemen pemerintahan di semua sektor secara terencana, sistematis, komprehensif, akuntabel, terintegrasi dan berkelanjutan,” jelas Senduk.

Good governance ini lmenurut dia,  akan menjadi tuntutan dalam perwujudan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat untuk menyerap aspirasi, melihat dan menganalisis situasi, kemudian menyandingkannya dengan support anggaran serta upaya pemberdayaan, agar tujuan dapat tercapai.  “Sektor pariwisata, merupakan bagian integral dari proses kehidupan berbangsa dan bernegara. dikategorikan dalam urusan pilihan oleh negara, namun sektor ini banyak digandrungi oleh semua komponen masyarakat. sektor ini juga diperlukan untuk mendorong pemerataan kesempatan berusaha bagi setiap warga negara,” ujar walikota.

Maka dari itu lanjut Senduk, melalui visi kota tomohon periode tahun 2021-2024 yaitu, Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera, kita akan menggenjot sektor pariwisata untuk terus maju, bertumbuh dan mampu bersaing, maka program prioritas pembangunan diperiode ini dalam kaitannya dengan misi ketiga yaitu, menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia, kiranya akan menjadikan tomohon sebagai daerah tujuan wisata dunia.

Potensi wisata yang dimiliki kota Tomohon kata Senduk terdiri dari wisata alam, wisata budaya, wisata buatan, wisata religi dan wisata kuliner yang bersinergi untuk melayani masyarakat dan pengunjung dalam menikmati keindahan ketika berada di kota Tomohon. Potensi ini yang dikembangkan, ditingkatkan dan dipasarkan agar tomohon dikenal oleh dimata dunia. Terkait dengan kegiatan pemeriksaan kinerja atas kegiatan pengembangan pemasaran destinasi pariwisata, pemerintah Kota Tomohon kami menyambut baik entry meeting tim badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan provinsi sulawesi utara dihari ini, dengan harapan rangkaian kegiatan selama 30 hari kedepan akan memberikan masukkan yang positif dalam upaya peningkatan dan perwujudan visi dan misi Kota Tomohon. Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE, ME Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Masna Pioh, S.Sos. dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs. Gerardus Mogi, MAP.(jemmy)

banner