Salut, Dihadapan Peserta Demo, Pernyataan Dekan di Unima Ini Bikin Mahasiswa Terkejut

Aksi Demo Mahasiswa Fatek Unima yang dilakukan kemarin.(foto ; diambil dari gawai.com)

TONDANO-Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Suara Bersama Mahasiswa FATEK Unima (ASBAK UNIMA) Mariano Tendean ikut menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Fakultas Teknik Unima, yang secara cepat dan tepat ikut menampung aspirasi mahasiswa dalam demo yang dilaksanakan Kamis, (2/9) kemarin. Bagi mahasiswa, langkah cepat dan tepat tersebut merupakan langkah awal guna menciptakan perubahan di Fatek Unima menjadi lebih baik. Kedepan mahasiswa akan tetap mengawal setiap tuntutan yang telah disuarakan agar benar-benar terealisasi.

“Kami dari berbagai organisasi mahasiswa Fatek Unima mengucapkan terima kasih kepada Dekan hingga para Pembantu Dekan, Kabag, Kasubag yang sudah meluangkan waktu hadir dan bersedia mendengar serta menerima tuntutan kami sampai larut malam,” jelas Korlap Demo Mariano Tendean.

Ramma Tombuku, salah seorang demonstran kepada sejumlah wartawan mengatakan,  aksi yang dilakukan saat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap fakultas teknik tercinta yang selama ini dililit dengan sejumlah persoalan yang ada.  “Tadi pimpinan fakultas telah mendengar dan menyampaikan statement yang menerima dan akan menindaklanjuti tuntutan yang kami sampaikan, dan kami akan terus mengawal hal tersebut,” katanya.

Menariknya, Dekan Fakultas Teknik Unima Dr. Eddy Kembuan, Mpd langsung menemui mahasiswa dan berjanji akan menindak-lanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa. “Adik-adik mahasiswa, tuntutan yang kalian sampaikan akan kami tindak-lanjuti. Saya juga telah berkoordinasi dengan Pembantu Dekan II dan III terkait permasalahan fasilitas perkuliahan, pungli dan anggaran kemahasiswaan. Silahkan lapor ke SPI atau pimpinan fakultas jika menemukan pungli dan yang pasti identitas pelapor dirahasiakan,” janji Kembuan.

Kembuan juga mengatakan, empat poin yang telah disampaikan mahasiswa tentu diterima dan memang sudah menjadi agenda di fakultas. Mulai dari melarang adanya pungutan apapun maupun mengatasi para staf atau pegawai administrasi yang kurang maksimal dalam kinerja. Kemudian, untuk hal-hal lain yang menjadi wewenang pihak universitas akan diteruskan dan dikoordinasikan. Sehingga, tuntutan mahasiswa boleh diserap seluruhnya baik pimpinan fakultas maupun universitas.(ms)

banner