Punya Massa & Alasan Kuat, Mantan Presiden Mahasiswa Unima Ini Beberkan Alasan Mendirikan IKP Nustar

Sejumlah Deklator IKP Nusa Utara.(ist)

MANADO-Lahirnya Ikatan Kekeluargaan Pemuda NusaUtara (IKP Nusa Utara) diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formalitas belaka seperti tumbuhnya sejumlah OKP di Sulut. Namun, dideklarasinya IKP Nusa Utara diharapkan akan mampu membawa perubahan serta nuansa baru, bagi tumhuhnya kembangnya pemuda Nusa Utara yang berdiaspora di Provinsi Sulawesi Utara.

Lahirnya IKP Nusa Utara diharapkan juga akan menjadi pintu masuk bagi pemuda nusa utara dalam menyampaikan konsep dan gagasan yang strategis bagi peningkatan harkat dan derajat warga nusa utara itu sendiri dalam dunia pemerintahan maupun politik. “Selama ini organisasi kemasyarakatan yang mengklaim diri pro nusa utara terkesan lumpuh dan tak berdaya. Diam seribu bahasa, dan akhirnya kita tertinggal jauh dengan kabupaten/kota lain di Sulut. Saya banyak berharap IKP mampu menjadi motivasi bagi Bamukisst dan IKISST dalam mencetuskan gagasan pro rakyat,” jelas Roni ‘Ebol’ Tamusa, aktifis OKP di kabupaten Sangihe.

Ketua Umum IKatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro, Talaud (IKISST) Prof. Dr. Orbanus Naharia, MS sendiri ikut menyatakan dukungan atas berdirinya Ikatan Kekeluargaan Pemuda Nusa Utara (IKP Nusa Utara). “Selamat atas dideklarasikannya IKP Nusa Utara. Saya selaku Ketua Umum IKISST mendukung berdirinya organisasi kepemudaan ini,” kata Prof Orbanus, Senin (13/9/2021).

Menurut Prof. Orbanus, ada banyak hal yang dapat dilakukan pemuda ke depannya, terutama dalam hal mendorong pemerolehan pendidikan dan lapangan pekerjaan bagi anak muda. Para pemuda kata Prof Orbanus, perlu kritis terhadap kebijakan pemerintah namun juga perlu menjadi partner pemerintah untuk pembangunan daerah. “Sebelumnya, saya telah bertemu dengan beberapa perwakilan IKP Nusa Utara, membicarakan pendirian organisasi pemuda ini. Anak-anak muda ini memiliki visi, misi, tujuan serta konsep yang jelas untuk ikut terlibat dalam pembangunan daerah Nusa Utara. Patut kita dukung,” ujar Prof Orbanus.

Pembantu Rektor Bidang Akademik Unima ini berpesan agar ke depannya organisasi ini dapat melahirkan program yang kongkrit dan punya dampak positif bagi masyarakat Nusa Utara. “Buatlah program yang konkrit ke depannya, yang memiliki dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat Nusa Utara,” tutup Prof Orbanus. Pendiri IKP Nusa Utara, Sandra Refli Medawo, memberikan apresiasinya atas dukungan IKISST kepada IKP Nusa Utara. “Terima kasih kepada Ketua Umum IKISST Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si. IKP Nusa Utara atas dukungannya. Sebagai anak muda, tentunya kami butuh petuah dan saran dari I yakang (kakak) dan gaghurang (tetua) untuk melangkah ke depan,” kata Andra, sapaan Medawo.

Ikatan Kekeluargaan Pemuda Nusa Utara (IKP Nusa Utara) sendiri adalah organisasi kepemudaan yang baru dideklarasikan pada 2 September 2021  lalu oleh sejumlah pemuda asal kabupaten Sangihe, kabupaten Sitaro dan kabupaten Talaud yang diprakasai oleh Sandra Refli Medawo, Ariton Bawataa, Reflindo Loho, Jaya Bawole, Alen Tampi, Anto Naharia, Honeng Kahiking, Axel Sasela dan Abner Bawinto serta dihadiri perwakilan mahasiswa utusan kabupaten/kota lainnya di Sulut. Meskipun deklarasinya dilaksanakan secara daring, namun, antusias pemuda Nusa Utara untuk bergabung dalam organisasi ini cukup besar. “Pendaftaran anggota kami lakukan lewat web site resmi kami, dan kami bersyukur antusias pemuda untuk bergabung cukup tinggi,” urai Medawo yang juga mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Unima ini.(ms)

banner