Puji Tuhan, Dinobatkan Langsung Wapres, Kota Tomohon Jadi Kota Toleransi Se Indonesia

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE (kiri) saat menjemput Wapres RI di bandara Sam Ratulangi hari ini di bandara.(fb/OD)

TOMOHON-Kota Tomohon dibawah kendali pemerintahan Walikota Caroll Senduk, SH dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE terus menjadi perhatian nasional selang November 2021 ini. Jika beberapa hari sebelumnya, kota Tomohon ikut menerima penghargaan sebagai kota sehat di Indonesia, kini, kota hasil pemekaran dengan kabupaten Minahasa tersebut, dinobatkan sebagai kota Toleransi se Indonesia. Tak tanggung-tanggung, penobatan kota Toleransi se Indonesia tersebut, langsung dilakukan Wakil Presiden RI Prof. Dr. (HC) KH Ma’ruf Amin bersamaan dengan Konferensi Nasional (Konas) ke VI FKUB dan Pekan Kerukunan Internasional yang dilaksanakan Jumat (19/11) hari ini di Sutan Raja Hotel, Minahasa Utara.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun mengaku kagum dengan warga Sulawesi Utara yang terus memupuk toleransi. Mantan Ketua Cabang GP Ansor Tanjung Priuk Jakarta ini, tinggihnya tingkat toleransi di Sulut tak luput dari peran dan bimbingan Gubernur Sulut saat ini Olly Dondokambey serta segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terus bersinergi. “Saya juga memberikan apresiasi buat asosiasi FKUB Indonesia, FKUB Sulut dan pemerintah karena sukses menjadi tuan rumah agenda nasional ini,” jelas wapres.

Dirinya pun berharap momentum Konas FKUB di Sulut kali ini semakin memperkuat toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia. “Semoga bisa menjadi inspirasi untuk persaudaraan di dunia,” kata mantan Anggota DPRD DKI Jakarta dari utusan Golongan ini.

Wapres juga menjelaskan sejarah terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh para pendiri bangsa. Menurutnya, sejak dulu Indonesia dikenal majemuk dengan berbagai agama, suku dan budaya. “Pancasila menjadi titik temu. Para pendiri bangsa sejak awal mengedepankan kepentingan bersama daripada kelompok. Sikap ini harus tetap dijaga demi keutuhan Indonesia,” urai Wapres seraya mengingatkan bahwa kerukunan umat beragama tidak datang sendiri, sehingga mesti dipelihara terus-menerus.(jemmy)