Tuesday, January 6, 2026
HomeBerita UtamaArus Deras & Bebatuan dari Lereng Gunung jadi Penyebab Banyaknya Korban Jiwa,...

Arus Deras & Bebatuan dari Lereng Gunung jadi Penyebab Banyaknya Korban Jiwa, Berikut Nama-nama Korban Meninggal Akibat ‘Dimpuluse’ di Siau

SIAU-Hujan deras yang mengguyur pulau Siau pada Minggu, (4/1) sampai Senin (5/1) tadi subuh tak hanya membuat sejumlah ruas jalan yang menghubungkan kecamatan Siau Barat, Kecamatan Siau Timur Selatan dengan Kecamatan Siau Timur (Pusat Perekonomian) putus total.


Namun, hujan deras yang dikuti dengan bebatuan yang berasal dari lereng gunung ikut menyebabkan 10 orang warga di Kelurahan Bahu, Lingkungan II & III di Kecamatan Siau Timur dinyatakan ikut menjadi koeban jiwa.

“Enam orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara 4 orang lainnya masih dinyatakan hilang,” kata Hendrik Kansil, salah satu tokoh masyarakat Siau yang sejak tadi subuh berada di lokasi pencarian korban jiwa.


Menurut Hendrik, selain menyebabkan korban jiwa, banjir bandang yang biasa disebut Dimpuluse orang masyarakat Siau ini, ikut juga memporak-porandakan rumah warga bahkan fasilitas pemerintah di kelurahan Bahu, Kelurahan Peling, Kelurahan Paseng bahkan beberapa kampung di kecamatan Siau Barat Selatan lainnya.

“Saya juga menerima informasi bahwa, Mako (Markas Komando) Polres Sitaro di Siau Barat ikut porak-poranda dengan guncuran lumpur dan bebatuan yang berasal dari gunung sekitar,” ungkap Kansil yang sejak tadi subuh ikut menemani sang istri yang berprofesi sebagai dokter di Puskemas Ulu Siau, untuk memberikan pertolongan kepada korban luka-luka.


Data yang berhasil dihimpun media ini dari berbagai sumber menyebutkan, 6 korban jiwa banjir bandang di kelurahan Bahu, Lingkungan II & III masing-masing Ratmon Bangsa, Fardlolin Tamalonggehe, Yance Tamanglonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa dan Santi Diamanis.

Sedangkan, korban yang masih dinyatakan hilang diantaranya, Swingli Dalengging, Adris Pianaung, Leon Pianaung dan Kairi Kansil (Bayi).
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Perbatasan Drs. Moktar A Parapaga, SH dalam rilisnya kepada media ini mengatakan, Pemkab Sitaro bersama BPBD Kab. Kepl. Sitaro harus bergerak cepat dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa bencana.

“Saya sudah melaporkan ke Pak Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE untuk menghadirkan Direktur Penanganan Korban atau Direktur Pemulihan BPBN di Jakarta ke Siau. Saya berharap masyarakat Siau sabar menghadapi keadaan ini tetai juga tetap waspada,” saran Moktar, yang juga mantan Wakil Bupati Kepl. Talaud ini.(msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments