Thursday, February 26, 2026
HomeBerita UtamaDiduga Berbau Korupsi, Kajari Sitaro Didesak Usut Proyek Ruas Jalan Buhias-Minanga

Diduga Berbau Korupsi, Kajari Sitaro Didesak Usut Proyek Ruas Jalan Buhias-Minanga

TAGULANDANG-Sejumlah tokoh masyarakat Tagulandang, Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mendesak Kajari Sitaro mengusut tuntas dugaan korupsi pada proyek pembangunan ruas jalan Buhias-Minanga di pulau Tagulandang.

Tokoh masyarakat Tagulandang Yohanis Missah dalam keterangan media Kamis, (26/2) hari ini mengatakan, kualitas pembangunan jalan yang bersumber dari pembiayaan APBN Tahun 2025 tersebut diduga sarat korupsi. “Ada beberapa point penting yang diduga pekerjaanya sarat korupsi,” kata Missah.

Pertama, hasil investigasi lapangan menunjukan, proyek berbandrol 19,7 millyar tersebut, ketebalan aspal yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi pembangunan jalan daerah. “Ketebalan aspalnya hanya 4 centi meter, ini tidak masuk akal,” beber Missah.

Kedua, pihak PT. Karya Murni Anugrah yang ditetapkan sebagai pemenang dalam pekerjaan tersebut, hanya melakukan pengecoran pada sebagian bahu jalan. “Fakta yang kami temukan dilapangan, tidak semua bahu jalan yang dicor. Ini namanya penyimpangan dan merugikan keuangan negara,” jelas Missah yang selama ini dikenal sebagai penggiat anto korupsi di Sulut.

Ketiga kata Missah, diduga kuat sebagian material yang digunakan dalam pekerjaan jalan tersebut menggunakan material lokal yang tidak sesuai dengan spesifikasi proyek dan berpengaruh nanti pada kualitas jalan yang dibangun. “Ada 7 bukti fisik yang kami temukan dilapangan yang nantinya akan menjadi dokumentasi bagi kami untuk melaporkan proyek ini ke APH,” ungkap Missah.

Hal yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat Tagulandang Drs. Salmon Jacobus. Mantan Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kab. Kepl. Sitaro ini mengatakan, Kejari Sitaro harus membuktikan ke publik soal komitmennya dalam memberantas korupsi di bumi Karangetang. “Selama 8 bulan menjabat Kajari, kami belum melihat bukti nyata komitmen Kajari dalam menuntaskan kasus korupsi di Sitaro. Tolong pak,” pesan Bu Salmon, sapaan akrab pria jebolan FISIPOL Unsrat ini. (msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments