NAMA-Tokoh masyarakat Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang juga mantan Assisten Tata Pemerintahan Pemprov Sulut Drs. Edison Humiang, M.Si ikut memberikan pernyataan menarik pasca penetapan Sekda Kab. Kepl. Sitaro Drs. Denny Kondoj, M.Si sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana stimulan gunung ruang (DSGR) Selasa, (31/3) lalu.
Menurut Humiang, pergantian Sekda Kab. Kepl. Sitaro saat ini bisa dilakukan oleh bupati kepala daerah, apabila Pemkab Sitaro sudah mengantongi surat penetapan tersangka yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Tinggi Sulut.
“Jika sudah ada surat penetapan tersangka yang dikeluarkan oleh Kejati Sulut, maka bupati (Chyntia Kalangit, maksudnya) sudah bisa menentukan Plh Sekda Sitaro,” kata Humiang.
Mantan Sekkot Bitung yang sukses membawah kota Bitung meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI Perwakilan Sulut 5 kali berturut-turut ini mengatakan, Plh Sekda Sitaro haruslah sosok birokrat yang memenuhi persyaratan dari berbagai unsur.
“Yang bersangkutan harus minimal pejabat esolon IIB senior, yang mampu bekerja sama dengan semua pimpinan SKPD termasuk bupati kepala daerah,” ungkap Humiang, salah satu tokoh yang ikut berperan aktif dalam pemekaran kab. kepl. Sitaro menjadi daerah otonom baru (DOB).
Mantan Kadis Diknas Kota Bitung diera pemerintahan mantan Walikota Bitung Milton Kansil (alm) ini juga mengatakan, selain wajib memenuhi persyaratan secara administratif, calon Plh Sekda Sitaro haruslah sosok birokrat yang memiliki integritas, kapabilitas, profesionalitas serta loyalitas kepada pimpinan daerah.
“Dia itu (Plh Sekda,red) nantinya akan menjadi motor organisasi termasuk bersama bupati memberikan pelayanan publik kepada masyarakat kab. kepl. Sitaro,” tutur Une Edi, sapaan akrab mantan birokrat handal pemprov Sulut berdarah Sitaro ini.
Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah berpeluang untuk menggantikan sosok Denny Kondoj di jabatan Sekda Sitaro. Sebut saja nama Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Kepl. Sitaro Drs Eddy Salindeho, M.Si. Selain Eddy Salindeho muncul juga nama Kadis PUPR Ir. Bob Wuaten. Sementara dari unsur birokrat muda mencuat nama Plt. Karo Pengadaan Barang & Jasa (PBJ) Pemprov Sulut Jeery Kanalung, ST.,MT.(msi)


