Monday, January 26, 2026
HomeBerita UtamaNelson Sasauw : Jangan Terulang Lagi Peristiwa 1969 & 2003 di Talaud,...

Nelson Sasauw : Jangan Terulang Lagi Peristiwa 1969 & 2003 di Talaud, Pecat Oknum TNI AL Pelaku Penganiayaan

MANADO-Tokoh masyarakat kabupaten Talaud Nelson Sasauw mengingatkan kepada semua stakeholder di Talaud agar peristiwa tahun 1969 dan tahun 2023 jangan sampai terjadi kembali di bumi Porodisa, hanya karena keangkuhan aparat keamanan.


Salah satu deklarator lahirnya kabupaten Talaud ini mengatakan, peristiwa 1969 merupakan momentum bersejarah di bumi Porodisa yang tidak bisa dilupakan masyarakat Talaud akibat bentuk keangkuhan aparat keamanan yang bertugas di Talaud.

“Tak perlu lagi saya menceritakan peristiwa tersebut. Namun, kami mendesak oknum TNI AL yang melakukan penganiayaan terhadap Guru SMK di pelabuhan Melonguane harus di proses hukum, ditahan dan dicopot. Tidak bisa ada kompromi,” kata Sasauw.


Menurut Sasauw, karakter dan budaya masyarakat Talaud yang menjunjung tinggi filosofi Sansiote Sampate-Pate tidak bisa dilecehkan dan dipandang remeh oleh siapapun termasuk oknum TNI AL.

“Tipe masyarakat Talaud itu adalah masyarakat penurut, tapi pendekatan kepada masyarakat tidak bisa dengan pendekatan kekuasaan, intimidasi apalagi pendekatan kekerasan. Itu sama saja dengan membangunkan singa yang lagi tidur,” ucap Bu Nelson, sapaan akrab Sasauw.


Beberapa peristiwa politik maupun pemerintahan yang menunjukan kegigihan masyarakat Talaud kata Bu Nelson juga telah dibuktikan dibeberapa momentum politik termasuk peristiwa 9 Desember tahun 2003.

“Untuk itu, saya mengingatkan kepada aparat keamanan yang bertugas di kabupaten Talaud janganlah bertindak sok premanisme. Kalian (Maksudnya, TNI maupun Polri) ditempatkan di Talaud untuk menjaga dan melindungi kabupaten yang berada di beranda terdepan NKRI,” jelas Bu Nelson seraya mendesak kasus penganiayaan tersebut harus dikawal oleh semua elemen masyarakat sampai tuntas.(msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments