HomeBerita UtamaAlasan Korban KM. Barcelona VA Tunda Demonstrasi di Talaud, Manumbalang : Kita...

Alasan Korban KM. Barcelona VA Tunda Demonstrasi di Talaud, Manumbalang : Kita Geser ke 6 April dengan Dukungan Lebih Banyak

TALAUD-Rencana korban dan keluarga korban KM. Barcelona VA untuk melakukan aksi turun ke jalan pada Rabu, (25/3) baru-bari ini ikut ditunda. Berdasarkan rilis yang diterima media ini, aksi damai yang dimotori oleh Aliansi Masyarakat Talaud Peduli Korban KM. Barcelona VA rencananya akan dilaksanakan pada 6 atau 7 April 2026 mendatang.

“Hasil koordinasi kami dengan pihak Polres Talaud akan ditunda pada 6 April 2026 mendatang,” kata Koordinator Lapangan Aksi Damai Pemberian Manumbalang.


Menurut dia, penundaan aksi damai yang akan dilaksanakan di sekitar Patung Tuhan Yesus Memberkati Melonguane, Kabupaten Talaud tersebut, lebih disebabkan oleh faktor keamanan termasuk sebagai bentuk menghargai saudara-saudara umat muslim yang baru saja melaksanakan Idul Fitri.

“Surat pemberitahuan ke Polres kita tidak tarik sebagai bentuk bahwa niat untuk melaksanakan aksi demo tersebut sudah bulat dan tidak bisa diintervensi oleh siapapun,” ucap Manumbalang.


Mantan Ketua PWI Kab. Kepl. Talaud yang pernah melakukan aksi demo di Istana Kepresidenan di Jakarta untuk mendesak Mendagri segera melakukan pelantikan terhadap Elly E Lasut sebagai bupati Talaud juga menyebutkan, penundaan aksi demo dari rencana sebelumnya, justru dirinya semakin banyak menerima dukungan moril dari sjeumlah tokoh-tokoh agama maupun tokoh masyarakat Talaud termasuk keluarga korban.

“Ada banyak tokoh-tokoh masyarakat yang mungkin akan ikut bersama dalam aksi tersebut sebagai bentuk protes mereka terhadap pihak PT. Surya Pasifik Indonesia (SPI),” katanya.


Sebelumnya, Pemberian juga mengatakan bahwa, pihaknya akan melakukan aksi yang sama di Komisi III dan Komisi V DPR RI di Jakarta. “Kami juga akan menemui langsung Menteri Perhubungan RI Judhi Purwagandhi untuk menyampaikan aspirasi kami masyarakat perbatasan,” katanya.


Dihadapan Komisi III, Komisi V dan Menteri Perhubungan, pihaknya akan mendesak Kemenhub untuk membekukan kembali SIUPAL (Surat Ijin Usaha Perusahaan Angkutan Laut) PT. SPI yang sebelumnya pernah dibekukan oleh Kemenhub RI.

“Kalau mau jujur, sampai sekarang masih banyak korban KM. Barcelona VA yang merasa trauma. Jangankan naik kapal, lihat gelombang laut saja mereka sudah takut dan cemas. Apakah PT. SPI memahami keadaan ini,” tutur Pemberian.(*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments