MANADO-Ketua Panitia Pemekaran Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Drs. Ruben Saerang ikut memberikan pernyataan menarik terkait kunjungan Menteri Dalam Negeri Muhamad Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Ir. Mauraar Sirait serta Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Amalia Adininggar Widyasanti Jumat, (11/4) hari ini ke Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Mantan Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulut itu mengatakan, secara geopolitik nasional, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki kepentingan yang sangat besar di 3 kabupaten di Nusa Utara termasuk di kabupaten Sitaro.
“Kabupaten Sitaro itu merupakan daerah otonomi yang berbatasan langsung dengan negara tentangga Filipina. Jadi, sepantasnya menjadi perhatian serius pemerintahan Presiden Prabowo,” kata Saerang.
Selain itu, dalam dalam konteks politik lanjut Saerang, kunjungan 2 menteri serta kepala BPS di Siau hari ini ikut membuktikan kepada publik bahwa, feeling pembangunan Bupati Chyntia Kalangit sangat kuat.
“Bagi saya, Chyntia merupakan kepala daerah yang punya feeling politik dan pembangunan yang sangat kuat. Mampu menyakinkan pemerintah pusat untuk melihat langsung kondisi yang ada di daerah itu butuh lobi-lobi politik,” ungkap Saerang yang juga mantan Ketua Harian DPDI Partai Golkar Sulut.
Pembisik utama mantan Gubernur Sulut Drs. A.J. Sondakh (alm) ini juga mengatakan, dirinya ikut memberikan apresiasi terhadap bupati Sitaro karena termasuk satu-satunya kepala daerah perempuan yang berada digugusan nusa utara.
“Tidak mudah menjadi kepala daerah di wilayah perbatasan. Tantangannya luar biasa,” cetus Rusa, sapaan akrab mantan aktifis pemuda GMIM ini.
Plt Sekretaris Daerah Kab. Kepl. Sitaro Drs. Edi Salindeho, M.Si kepada politikanews.com mengatakan, Menteri PKP dan Mendagri serta Kepala BPS dijadwalkan akan tiba pukul 08.00 WITA hari ini dengan menumpang Helikopter milik Polda Sulut.
“Rencananya ada 2 titik lokasi yang dikunjungi di Kelurahan Bebali untuk survei RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Jika tidak ada perubahan, rombongan menteri juga akan mengunjungi lokasi banjir bandang di kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur,” jelas Salindeho.(msi)


