MANADO-Pelapor utama kasus dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) Gunung Ruang di Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Yohanes Missah ikut mempertanyakan konsistensi Tim Penyidik Kejati Sulut dalam penetapan jumlah tersangka di kasus yang sebelumnya ikut menyeret Bupati Kab. Kepl. Sitaro Chyntia Kalangit, SKM menjadi tersangka dan ditahan di lapas Malendeng, Kota Manado.
Kepada politikanews.com Kamis, (25/6) hari ini, Missah ikut mendesak agar Tim Kejati Sulut segera memeriksa kembali 2 anggota DPRD Kab. Kepl. Sitaro masing-masing Evenson Limpepas dan Fanny Tamansa dan 1 mantan anggota DPRD Kab. Kepl. Sitaro lainnya Titin Marthin yang diduga menjadi ‘driver’ utama dalam kasus yang dalam perhitungan Kejati Sulut ikut merugikan negara sebesar Rp 22 milyar tersebut.
“Apa perbedaan status hukum antara Limpepas Cs dengan Denny Tondolambung, pihak ketiga yang jauh sebelumnya sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Tim Penyidik. Kami tidak akan pernah berhenti untuk mengawal kasus ini,” kata Missah, Pimpinan salah satu LSM di Sulut ini.
Bahkan untuk membuktikan keseriusan Tim Penyidik memeriksa kembali bahkan menahan Limpepas Cs, maka dirinya bersama tim LSM, Senin (29/6) mendatang akan bertandang ke kantor kejati Sulut untuk melakukan klarifikasi terhadap masalah ini.
“Saya bersama tim akan menayakan langsung masalah ini ke Tim Penyidik. Sebagai pelapor, mereka (Tim Penyidik,red) wajib memberikan keterangan apa alasan mereka belum memanggil bahkan menahan Limpepas Cs,” cetus Missah, tokoh masyarakat Tagulandang yang sejak tahun 2025 lalu intens menyuarakan kasus DSP Gunung Ruang ke media.
Dua anggota DPRD Kab. Kepl. Sitaro masing-masing Evenson Limpepas (NasDem) dan Fanny Tamansa (Golkar) sebelumnya sudah 2-3 kali dimintai keterangan di Kejati Sulut.
Hanya saja, Limpepas sempat tidak memenuhi panggilan Tim Penyidik dengan alasan sakit. Baik Limpepas maupun Tamansa serta Marthin sudah menjadi rashasia umum di masyarakat Sitaro, termasuk politisi yang sangat akrab dengan Chyntia Kalangit, SKM sebelum dan sesudah dilantik menjadi bupati kepl. Sitaro.
Dihampir semua kegiatan Chyntia Kalangit di Sitaro, Manado maupun Jakarta, intens terlihat wajah-wajah Limpepas Cs yang selalu mendampingi Kalangit ketika melakukan kunjungan kerja maupun saat berada di kediaman Chyntia di Siau.(msi)


