HomeBerita UtamaKrisis BBM Masih 'Menggila', Sudah Beroperasi Puluhan Tahun di Sitaro, Siapa Semestinya...

Krisis BBM Masih ‘Menggila’, Sudah Beroperasi Puluhan Tahun di Sitaro, Siapa Semestinya Owner PT. Karya Maranatha Abadi ?

SIAU-Masalah kelangkaan BBM khususnya Pertalite dan Solar beberapa hari belakangan ini di Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) sepertinya sudah menjadi masalah klasik di kabupaten penghasil komoditi buah pala terbesar kedua di Indonesia tersebut.


Selain distribusi BBM ke Kab. Kepl. Sitaro masih dimonopoli perusahaan tertentu, masyarakat juga sampai saat ini masih terus bertanya-tanya soal siapa semestinya pemilik/owner PT. Karya Maranatha Abadi atau APMS Maranatha sepeninggal Roni Tanos, yang konon sudah puluhan tahun menguasai distribusi BBM ke Siau dan Tagulandang.

“Sampai saat ini memang belum ada info resmi, siapa pemilik PT. KMA pasca meninggalnya Roni Tanos. Apakah anak Roni Tanos atau mungkin sudah ada penyandang modal baru di PT. KMA,” kata Viktor Bawole, salah satu warga kelurahan Tatahadeng, Kecamatan Siau Timur.


Menurut Viktor, selama ini jika ada permintaan rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Kab. Kepl. Sitaro maupun dengan Pemkab Sitaro, pihak PT. KMA biasanya hanya mengutus karyawan lokal sebagai perwakilan dan bukan unsur owner, direksi maupun komisaris. “Coba tanya ke bagian ekonomi pemkab Sitaro,” saran Viktor kepada politikanews.com.


Sebelumnya, kapal pengangkut BBM Pokajo ikut mengakut BBM ke Siau dan Tagulandang. Kapal tersebut membawah dua trip pengiriman BBM untuk wilayah Tagulandang dengan rincian volume sebanyak 80 kiloliter (KL) Pertalite atau sekitar 80.000 liter dan 15 KL Solar atau sekitar 15.000 liter didistribusikan kepada APMS PT. Karya Maranatha Abadi di Kelurahan Bahoi.


Sementara itu, AMT CV. Gama Anla Kerosine juga berlokasi di Kelurahan Bahoi menerima pasokan 120 KL Minyak Tanah atau sekitar 120.000 liter. Total volume BBM yang tiba pada minggu, (23/8) baru-baru mencapai 215 KL.(msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments