Monday, June 24, 2024
HomeBerita UtamaPunya Total Kekayaan Rp 1,9 Milyar, Ini Profile Penjabat Bupati Sangihe Albert...

Punya Total Kekayaan Rp 1,9 Milyar, Ini Profile Penjabat Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde

MANADO-Meskipun masa jabatan Penjabat Bupati Sangihe diprediksi tidak lebih dari 7 bulan, namun, Penempatan Penjabat Bupati Sangihe merupakan momentum strategis jelang pelaksanaan pilkada Sangihe yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.


Selain memiliki tupoksi menjalankan roda pemerintahan di kabupaten tertua di kawasan Nusa Utara tersebut, salah satu tupoksi strategis Penjabat Bupati Sangihe adalah, wajib mengsukseskan pelaksanaan pilkada serentak November 2024 mendatang.


Sekilas politikanews.com menelusuri profile Albert Huppy Wounde, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Tata Laksana Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang ditunjuk Mendagri untuk melaksanakan tugas sebagai Penjabat Bupati Sangihe.


Albert Huppy Wounde merupakan alumni SMA Negeri 24 Jakarta di tahun 1984. Setelah lulus dari SMA N 24 Jakarta, pria kelahiran Jakarta ini ikut melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara, Jakarta.


Dari Daftar Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara yang dikeluarkan KPK RI tahun 2023 lalu, Albert Huppy Wounde merupakan pejabat PPATK yang memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 1.968.339.000, yang terdiri dari tanah, bangunan, mobil, surat berharga dan harta bergerak lainnya.


Dari laporan LHKPN KPK RI juga diketahui bahwa Albert memiliki tanah dan bangunan yang terletak di kota Palu dan kota Bekasi yang keduanya merupakan hasil sendiri.


Sedangkan untuk mobil, Albert Huppy Wounde memiliki koleksi kendaraan jenis JEEP CJ7 tahun 1982 dan JEEP RUBICON tahun 2007 dengan taksasi harga saat itu sebesar Rp. 600 juta.


Di lingkungan PPATK RI, Albert Huppy Wounde merupakan sosok pejabat yang intens memberikan materi soal peningkatan SDM di lingkungan Kementrian, Lembaga maupun Pemerintah Daerah.


Bahkan, slaah satu proyek unggulan Albert Huppy Wounde yaitu, ikut menindak-lanjuti arahan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo soal perlunya penerapan kebijakan penguataan PPATK dalam penempatan pejabat di semua lembaga maupun Kementrian bahkan pemerintah daerah.

Saat itu Albert Huppy Wounde sukses melaksanakan proyek Perubahan Sinergitas Kebijakan Pengisian Jabatan ASN Melalui Penguatan Peran PPATK Dalam mendukung Terwudunya Rencana suksesi Sebagai Hasil Manajemen Talenta.


Proyek yang berbasis pada manajemen talenta ASN ikut mendapat apresiasi dari Kepala PPATK RI dan seluruh pejabat teknis di lingkungan PPATK RI.

Albert Huppy Wounde juga banyak tampil sebagai pembicara di sejumlah Kementrian dan Lembaga terkait dengan peningkatan SDM, manajemen resiko serta upaya untuk menciptakan Good Governance.


Sementara, Pengamat Pemerintahan dan Sosial Kemasyarakatan Jehezkiel Lairah, S.Sos.,M.AP kepada politikanews.com mengatakan, jika dilihat dari biografi dan pengalaman kerja Albert Huppy Wounde, maka bisa diprediksi Wounde merupakan sosok pejabat yang tepat ditugaskan Mendagri ke Sangihe.

“Artinya, momentum politik pilkada serentak maupun kegiatan pemerintahan di Sangihe akan berjalan sesuai dengan kaidah dan norma-norma pemerintahan yang sesungguhnya,” kata Lairah.(msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments