SIAU-Tokoh masyarakat Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Verry Mahaganti, SH ikut memberikan kritikan pedas terhadap pernyataan yang disampaikan pimpinan salah satu LSM di Sulut Yohanes Missah, terkait dengan desakan, agar Kajati Sulut segera memeriksa kembali Wakil Bupati Kepl. Sitaro Heronimus Makainas, SE karena ikut hadir saat melakukan sosialisasi DSP di Tagulandang tahun 2025 lalu.
Dihubungi wartawan media ini, Mahaganti dengan tegas mengatakan, kehadiran Wakil Bupati Makainas dalam acara tersebut karena menjalankan tupoksinya sebagai wakil kepala daerah.
“Beliau (Makainas, maksudnya) harus hadir memang karena tupoksinya sebagai wakil kepala daerah dan Makainas saat itu menjalankan perintah UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,” kata Mahaganti.
Menurut Verry, sangat tidak beretika jika Wabub Makainas saat itu sementara berada di Tagulandang, namun tidak ikut mendampingi Bupati Chyntia Kalangit untuk memberikan sosialiasi kepada korban bencana gunung ruang.
“Sebagai tokoh Masyarakat Tagulandang beliau (Makainas,red) memang harus hadir saat itu, tapi, dalam kapasitasnya hanya mendampingi bupati Chyntia saat itu,” katanya.
Hal yang lebih prinsip saat itu adalah, lokasi pelaksanaan sosialisasi bantuan DSP oleh Bupati Chyntia, merupakan jemaat dari Wakil Bupati Hernonimus Makainas, yang notabene beliau adalah sebagai wakil ketua BPH (Badan Pekerja Harian) Jemaat (Majelis Jemaat).
“Tidak elok kan sosialisasinya dilaksanakan di jemaat beliau, lantas beliau tidak hadir,” ungkap Verry, mantan fungsionaris PDIP Sitaro, yang dikenal sebagai salah satu tokoh kunci kemenangan pasangan Chyntia-Heronimus dalam pilkada Kab. Kepl. Sitaro November tahun 2024 lalu.
Terkait dengan tekanan politik yang disampaikan Missah agar Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H segera memeriksa kembali Wakil Bupati Kepl. Sitaro Heronimus Makainas, SE, pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan, siapapun tidak memiliki hak untuk mengintervensi proses penyidikan yang sementara dilakukan Tim Kejati Sulut saat ini.
“Mari kita hargai semua tahapan proses hukum yang sementara dilakukan Kejati Sulut saat ini. Saya pikir, wabub Sitaro adalah tokoh politik yang sangat kooperatif dengan upaya penyidikan yang dilakukan tim kejati Sulut saat ini. Beliau tidak pernah mangkir dari panggilan Jaksa, kapanpun beliau pasti siap, tanpa harus membentuk opini di media sosial,” jelas Bung Verry, sapaan akrab Mahaganti.(msi)


