MANADO-Signal kuat bahwa DPD PDIP Sulut dipastikan akan memberikan rekomendasi kepada Ketua Fraksi PDIP DPRD Kab. Kepl. Sitaro untuk menempati jabatan Ketua DPRD Kab. Kepl. Sitaro, sepeninggal Ketua DPRD Sitaro sebelumnya Jon Pontoh Janis, SH (alm) mulai menjadi bola panas di bumi Karangetang.
Bagi tokoh masyarakat Siau, meskipun menjadi domain atau kewenangan penuh dari PDIP untuk menentukan siapa pengganti almarhum Jon Janis di kursi Ketua DPRD Kab. Kepl. Sitaro, namun, PDIP Sulut juga perlu memperhatikan aspirasi masyarakat secara keseluruhan termasuk memperhatikan anggota fraksi dari pulau Siau secara keseluruhan (Dapil 1 & 2).
“Kendati itu adalah hak mutlak partai politik, namun, jangan lupa jabatan Ketua DPRD itu adalah jabatan publik, sehingga perlu memperhatikan dinamika politik yang berkembang di masyarakat. Pertanyaanya, kalau Plt Bupati Sitaro sudah dari Tagulandang, kenapa tidak Ketua DPRD-nya dari Siau,” kata mantan Fungsionaris PDIP Esli Soma, SH.
Tokoh masyarakat Siau ini mengatakan, ditetapkannya Heronimus Makainas, SE sebagai Plt Bupati Kepl. Sitaro secara politik akan berdampak pada perolehan suara partai Gerindra Sitaro di pemilu 2029 mendatang.
“Sebagai Bupati dan Ketua Gerindra Sitaro, Makainas itu punya target politik di pemilu 2029 mendatang dan sudah pasti suara PDIP, Golkar maupun parpol lainnya akan berkurang di pemilu termasuk kursi di DPRD,” ungkap Soma.
Secara politik, tidak taktis jika PDIP Sulut merekomendasi Ketua DPRD Kab. Kepl. Sitaro nantinya dari Tagulandang. “Kenapa demikian, karena Plt Bupati Sitaro yang kemungkinan berpotensi menjadi bupati definitif kedepan adalah dari Tagulandang. Berapa banyak sih jumlah pemilih dan kuota kursi DPRD dari Tagulandang. Tidak mungkin Makainas tidak akan all out di Tagulandang, sementara Tagulandang adalah kampung halamannya,” jelas Soma buka-bukaan.
PDIP sendiri ikut menerapkan aturan main bahwa, seluruh calon Ketua DPRD Kabupaten/Kota maupun Provinsi se Indonesia wajib untuk mengikuti feet and propert test. Untuk Kab. Kepl. Sitaro sendiri terdapat 3 anggota fraksi yang mengikuti FPT masing-masing, Jon Ponto Janis (alm), Mogktar Kaudis dan Novi Tatemba.(msi)


