SIAU-Guna memantapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kabupaten Kepl. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Bupati Chyntia Kalangit, SKM baru-baru ini ikut melakukan pergantian direktur RSUD Sawang dari pejabat sebelumnya dr. Hendra Toreh kepada Agtneity Takasowa, SKM, MARS.
Meskipun bukan seorang dokter, namun, Takasowa sepertinya masih menerapkan pola baku dalam pelayanan di satu-satunya rumah sakit terbesar di kabupaten kepulauan Sitaro tersebut. Peningkatan kualitas pelayanan yang profesional, humanis serta berintegritas sepertinya masih menjadi visi utama Takasowa dalam membangun RSUD Sawang tersebut.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD dalam kunjungan ke RSUD Sawang beberapa waktu lalu memang ikut berharap adanya pembenahan secara totalitas terhadap pelayanan serta sejumlah fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut.
Menurut dokter spesialis bedah tersebut, beberapa fasilitas kesehatan di RSUD Sawang seperti ruangan IGD maupun ruangan rawat inap, sudah tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Tak hanya itu, tempat parkir dan fasilitas pelayanan publik lainnya juga butuh perhatian serius.
“Dalam kajian saya, RSUD Sawang ini perlu ditinjau kembali, sangat tidak representatif,” ungkap suami mantan Penjabat Bupati Sangihe dr. Rini Tamuntuan ini. Sayangnya, Plt Direktur RSUD Sawang Agtneity Takasowa, SKM, MARS belum berhasil dimintai keterangannya.(msi)


