SIAU-Ajakan yang disampaikan Plt. Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Heronimus Makainas, SE untuk mendoakan bupati Sitaro non aktif Chyntia Kalangit, SKM dan sejumlah pejabat lainnya yang saat ini masih dalam proses hukum di Kejati Sulut, dinilai sejumlah pihak adalah ajakan yang tulus tanpa ada muatan politik semata.
Sebagai Plt Bupati Kepulauan Sitaro, Makainas perlu memainkan instrumen politik yang dapat berdampak positif terhadap stabilitas politik di kabupaten kepulauan Sitaro, pasca dirinya ditunjuk sebagai pelaksana tugas bupati Sitaro oleh Gubernur Sulut beberapa waktu lalu.
“Saya berfikir bahwa itu adalah langkah tepat yang sudah dilakukan Plt Bupati Sitaro. Beliau (Makainas, red) punya tanggung-jawab dalam menciptakan kondisi politik yang stabil di daerah,” kata Pemerhati Sosial Politik Verry Mahaganti, SH.
Mantan Politisi PDIP Sitaro ini mengatakan, himbauan Plt Bupati Sitaro agar masyarakat tidak melakukan aksi ataupun gerakan yang berlebihan, semata-mata untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar proses hukum yang sementara dijalani oleh bupati Sitaro non aktif tetap diserahkan sepenuhnya kepada APH.
“Plt Bupati Sitaro itu kebetulan seorang majelis di salah satu gereja di Tagulandang. Jadi, beliau (Makainas,red) mengingatkan agar kita tidak jadi sama seperti orang Farisi,” ungkap Mahaganti saat dihubungi Selasa. (26/5) hari ini.
Sebelumnya, dihadapan seluruh pejabat esolon II dan III, Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas, SE mengajak jajaranya untuk mendoakan bupati Sitaro non aktif Chyntia Kalangit, SKM dan sejumlah pejabat lainnya yang masih dalam proses hukum di Kejati Sulut.(msi)


