HomeBerita UtamaPaparang Wanti-Wanti Calon Rektor Unsrat tidak Terafiliasi dengan Parpol Tertentu ; Saya...

Paparang Wanti-Wanti Calon Rektor Unsrat tidak Terafiliasi dengan Parpol Tertentu ; Saya Orang Pertama yang akan Menghadangnya

JAKARTA-Pakar Hukum Pidana yang juga jebolan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) DR. Santrawan Totone Paparang, SH.,MH.,M.Kn menegaskan, calon rektor Unsrat kedepan sebaiknya tidak berafiliasi atau terafiliasi dengan kepentingan partai politik tertentu di Sulut.


Kepada politikanews.com Selasa, (8/9) hari ini, Lawyer FBO Law Firm ini mengatakan, pihaknya sudah mencium adanya aroma politik jelang tahapan pemilihan rektor Unsrat yang wajib dilaksanakan oleh Plt rektor paling lambat Desember 2026 ini.

“Kalau terbukti terafiliasi dengan kepentingan parpol tertentu, saya pastikan calon tersebut ditolak Menristekdikti. Dan, mohon dicatat, saya orang pertama yang akan menghadangnya,” kata STP, sapaan akrab Paparang.


Menurut dia, semua calon rektor Unsrat dipastikan akan melalui seleksi ketat di Kemenristekdikti, untuk membuktikan apakah yang bersangkutan memiliki kompotensi, memiliki kualifikasi kepemimpinan strategis, integritas moral, dan kapabilitas akademik yang unggul, agar mampu membawa Unsrat menjadi PTN yang bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebagai alumni Unsrat saya akan memantau dinamika ini, karena saya percaya bahwa semua alumni memliki kerinduan Unsrat menjadi lebih baik kedepan,” ungkap Paparang, advokat senior yang 3 dekade terakhir ini memiliki reputasi besar dalam menangani berbagai kasus hukum di tingkat nasional maupun internasional.


STP juga mengingatkan agar Plt Rektor Unsrat saat ini Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Si untuk tidak menangguhkan setiap tahapan pilrek Unsrat, agar Desember 2026 nanti sudah ada rektor Unsrat definitif.

“Kalau memang tahapan penyaringan dan penjaringan calon harus dilaksanakan Oktober dan November 2026 mendatang, maka, panitia wajib untuk melaksanakankanya. Hal ini supaya, Desember 2026 sudah ada pelantikan rektor Unsrat yang baru,” tegas papa tercinta dari advokat muda Satrya Paparang, SH.,MH.,M.Kn ini.


Lanjut STP, salah satu alasan kenapa pilrek Unsrat harus tuntas akhir tahun 2026 ini, supaya semua civitas akademik Unsrat memberi kesempatan kepada Prof. Dr. Ir. Jamuluddin Jompa untuk fokus pada kepemimpinan di Universitas Hasanuddin Makasar.

“Kasihan nanti beliau (Prof Jompa, maksudnya) harus bolak-balik Manado-Makasar pulang pergi. Saya percaya, semua panitia pemilihan akan bekerja maksimal untuk mengejar deadline tersebut,” jelas Paparang, Pengacara Nasional yang sangat dekat dengan Pengusaha Nasional Hasyim Djojohadikusumo ini.(msi)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments